Ragam Ujian Masuk Jurusan Kedokteran Universitas Diponegoro Tahun Akademik 2015/2016

Posted by Online Consultant on Wednesday, December 31, 2014

Bagi yang mendambakan kuliah di Jurusan Kedokteran Universitas Diponegoro, yaitu para siswa peminat FK Undip haruslah banyak belajar secara teratur dengan bersumberkan latihan soal yang berkualitas. Apalagi persaingan di FK Undip diprediksikan naik mengingat pada Sbmptn 2015, peraih nilai tertinggi dalam SBMPTN 2014 yang diraih oleh peserta dari rumpun saintek dengan nilai sebesar 1.051,54 diterima di jurusan Pendidikan Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (Undip).

Untuk mengenal Macam-macam Seleksi Kedokteran di Universitas Diponegoro, beserta Mata Ujian Seleksi Kedokteran yang diujikan dalam Seleksi Kedokteran, berikut kami sampaikan hasi review kami untuk anda yang membutuhkan informasi yang terpercaya. Semoga berkenan!


Ragam Jalur Ujian Masuk Jurusan Kedokteran Universitas Diponegoro


Penerimaan mahasiswa baru Universitas Diponegoro Program Strata 1 (S1) didasarkan pada:

  1. Peraturan Pemerintah no. 66 tahun 2010 | tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan.
  2. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 34 Tahun 2010 | tentang Pola Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana pada Perguruan Tinggi yang diselenggarakan oleh Pemerintah, sistem penerimaan mahasiswa baru program sarjana pada perguruan tinggi dilakukan melalui seleksi secara nasional dan bentuk lain.
  3. UU no 12 Tahun 2012 | tentang Pendidikan Tinggi.

Berdasarkan peraturan diatas maka proses seleksi penerimaan mahasiswa baru program S1 Undip diatur melalui seleksi secara nasional dan seleksi secara lokal / mandiri.

Jalur-jalur seleksi masuk ke Universitas Diponegoro program Strata 1 (S1) untuk tahun 2015 adalah sebagai berikut:


1. Seleksi Secara Nasional.

- Snmptn
Seleksi nasional ini diselenggarakan dibawah tanggung Jawab langsung Pemerintah (Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan).
Sistem seleksi nasional adalah seleksi yang dilakukan oleh seluruh perguruan tinggi negeri yang diikuti oleh peserta dari seluruh Indonesia dalam bentuk Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). SNMPTN merupakan satu-satunya pola seleksi nasional yang dilaksanakan oleh Panitia Pelaksana SNMPTN yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan diikuti oleh seluruh Perguruan Tinggi Negeri dalam satu sistem yang terpadu. Biaya pelaksanaan SNMPTN ditanggung oleh Pemerintah, sehingga peserta tidak dipungut biaya pendaftaran.

- Seleksi Bentuk Lain ini adalah SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) jalur ujian tertulis dan / atau keterampilan. Pendaftaran mulai dibuka sekitar bulan Mei 2014. Seleksi ini dibawah tanggung jawab pengurus Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia. Untuk mengikuti ini seleksi ini biaya pendaftaran ditanggung peserta seleksi.


2. Seleksi secara Mandiri.

Seleksi ini adalah yang khusus dilakukan oleh Universitas Diponegoro dibawah tanggung jawab Rektor Universitas Diponegoro. Biaya Pendaftaran untuk seleksi mandiri Undip ditanggung oleh peserta seleksi. Jalur seleksi mandiri hanya Jalur UM (Ujian Mandiri). Jalur ujian mandiri Universitas Diponegoro adalah jalur seleksi mandiri melalui tes tertulis untuk mengikuti program pendidikan S1 di undip. Pendaftaran akan dilakukan secara online akan dimulai sekitar bulan Mei 2015. Informasi terkait pendaftaran bisa diakses menjelang pendaftaran di : http://um.undip.ac.id.


Jadwal Seleksi Masuk Universitas Diponegoro Tahun Akademik 2015/2016


No.Jalur Penerimaan PendaftaranSeleksi Pengumuman
1 Snmptn Undip Sekitar minggu ketiga Februari – akhir Maret 2015Proses Seleksi Sekitar awal April – akhir Mei 2015 Sekitar akhir Mei 2015
2 Sbmptn Undip Sekitar 12 Mei – 6 Juni 2015Sekitar 17 Juni 2015 Sekitar 16 Juli 2015
3 Ujian Mandiri S1 2015 Sekitar 29 Mei - 11 Juli 2015Sekitar 19 Juli 2015 Sekitar Awal Agustus 2015
4 Ujian Masuk Program Pendidikan Dokter Spesialis Sekitar 15 September - 10 Oktober 2015Sekitar 29 Oktober - 30 Oktober 2015 Sekitar Minggu Ke-2 November 2015
5 Ujian Mandiri Diploma III (D-III) Sekitar Akhir Mei - Awal Juli 2015Sekitar Minggu Ke-2 Juli 2015 Sekitar Minggu Ke-3 Juli 2015


Download contoh latihan soal Kedokteran Universitas Diponegoro - Undip


No.Download Latihan Jenis Seleksi Contoh dan Jumlah Latihan Soal serta Pembahasannya
1 Silakan didownload Latihan Soaldisini UM Undip Biologi (5 soal)
1 Silakan didownload Pembahasan Soaldisini UM Undip Biologi (5 soal)
2 Silakan didownload Latihan Soaldisini Sbmptn Tes Potensi Akademik (5 soal)
2 Silakan didownload Pembahasan Soaldisini Sbmptn Tes Potensi Akademik (5 soal)
1 Silakan didownload Latihan Soal disini UMBPT Matematika Dasar (5 soal dan pembahasan)
2 Silakan didownload Pembahasan Soal disini UMBPT Matematika Dasar (5 soal dan pembahasan)


Untuk mengetahui secara lebih lengkap mengenai Ragam Seleksi Kedokteran di Universitas Diponegoro ini, atau Mata Ujian Seleksi Kedokteran yang diujikan dalam Seleksi Kedokteran, bisa anda unduh filenya disini.

Semoga informasi yang kami sajikan bisa membantu para peminat jurusan kedokteran Universitas Diponegoro, Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!



Sumber:
- fk.ujiantulis.com
- undip.ac.id
Read more

Akreditasi dan Profil Jurusan Kedokteran Universitas Diponegoro

Posted by Online Consultant

Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro atau Undip Semarang, Jawa Tengah, upaya pendiriannya sudah dirintis sejak jaman pendudukan Jepang guna memenuhi kebutuhan dokter pada waktu itu. Pada tahun 1955 Yayasan Djojo-bojo (yang anggotanya antara lain dr. Boentaran dan dr. Atmadi Wreksoatmodjo) berusaha mendirikan Fakultas Kedokteran. Usaha ini belum berhasil karena kurang koordinasi antara Kepala Inspeksi Kesehatan dengan pimpinan Rumah Sakit dan Kepala Kesehatan Kota akibat suasana kepartaian politik dan golongan pada waktu itu. Padahal di kota Semarang telah ada sebuah Rumah Sakit Umum Pusat Semarang, yang cukup representatif menjadi satu rumah sakit pendidikan bagi sebuah Fakultas Kedokteran.

Pada tahun 1958, dr. Heyder bin Heyder dan dr. Soerarjo Darsono menghadap Presiden Universitas Diponegoro (waktu itu Soedarto, SH) dan mengungkapkan gagasan untuk mendirikan Fakultas Kedokteran, mengingat mahasiswa kedokteran Universitas Gadjah Mada banyak yang menjalani kepaniteraan di Semarang.

Pada tahun 1959 Yayasan Universitas Diponegoro berdiri dan memiliki Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan serta Fakultas Teknik. Kenyataan ini mendorong hasrat untuk mendirikan Fakultas Kedokteran. Dalam rapat gabungan Yayasan Universitas Semarang/Diponegoro dengan Pengurus Senat Universitas Diponegoro pada tanggal 10 Juni 1960, atas dorongan dr. R. Atmadi Wreksoatmodjo, diputuskan untuk mendirikan Fakultas Kedokter-an. Dibentuk Panitia Pendirian Fakultas Kedokteran yang diketuai oleh Suyono Atmo, dengan sekretaris Sri Widojati Notoprodjo, SH. Selain itu dibentuk pula Panitia Teknis yang diketuai Kolonel dr. R. Soehardi, sekretaris dr. Heyder bin Heyder, dengan anggota terdiri atas dr. R. Kolonel, dr. A. Soerojo, dr. R. Marsaid S. Sastrodihardjo, dr. Tjiam Tjwan Hok dan dr. R. Soedjati.

Sebenarnya RSUP Semarang sejak tahun 1951 telah menjalankan tugas mendidik co assisten dari Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, khususnya di bagian Anak-anak, Kebidanan serta THT. Meskipun waktu itu ujian-ujian bagi co assisten masih dilakukan di Yogyakarta, namun sekurang-kurangnya Rumah Sakit Umum Pusat Semarang telah berpengalaman mendidik mahasiswa kedokteran, terutama dalam kepaniteraan klinik.

Panitia teknis ini pada tanggal 9 Maret 1961 mengadakan rapat pleno, dan mengambil keputusan antara lain sbb:

1. Pimpinan Rumah Sakit ditunjuk ex officio sebagai pejabat Dekan, agar dapat segera mulai menjalankan persiapan-persiapan, sementara dr. Heyder bin Heyder sebagai pembantu dekan merangkap sekretaris.
2. Panitia menganggap Rumah Sakit Umum Pusat Semarang cukup representatif untuk menjadi sebuah rumah sakit pendidikan.
3. Panitia menyetujui rencana kurikulum pendidikan selama enam setengah tahun yang telah disusun oleh dr. Atmadi Wreksoatmodjo.
4. Mengingat persiapan-persiapan untuk tingkat pre-klinik masih memerlukan waktu, maka diputuskan untuk membuka Fakultas Kedokteran dari tingkat atas. Diperoleh informasi, bahwa di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta terdapat banyak mahasiswa senior yang bersedia pindah ke Semarang.

Pada tanggal 29 Maret 1961, dr. Heyder bin Heyder dan dr. Soerarjo Darsono menemui Prof. Soedjono Djoened Poesponegoro, Dekan Universitas Kedokteran Universitas Indonesia Jakarta, untuk meminta saran dan nasihat serta bantuan sehubungan dengan persiapan berdirinya Fakultas Kedokteran di Semarang. Prof. Soedjono dapat memahami keingingan panitia maupun masyarakat setempat dan menyetujuinya, bahkan bersedia memberikan bantuan tenaga edukatif (dosen) dari Universitas Indonesia yang dapat dilaksanakan pada tahun 1963.

Terjadi penggantian Pimpinan RSUP Semarang dari dr. Atmadi Wreksoatmodjo kepada dr. Soepaat Soemosoedirdjo, sehingga baru pada tanggal 1 Juli 1961 keluar Keputusan Presiden Universitas Diponegoro Semarang No. 782 C, perihal pengangkatan dr. Soepaat Soemosoedihardjo sebagai pemangku jabatan Ketua (Dekan) Fakultas Kedokteran dan dr. Heyder bin Heyder sebagai Sekretaris Fakultas. Namun karena dr. Soepaat Soemosoedirdjo yang baru datang dari Klaten belum mendalami masalah, maka dr. Heyder bin Heyder ditugaskan menjalankan segala kegiatan.

Persiapan lain yang dilakukan adalah dr. R. Soerarjo Darsono serta dr. Heyder bin Heyder mengadakan negosiasi dengan Pimpinan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dan para mahasiswa tingkat atas FK UGM.
Pada tanggal 12 Juli 1961 satu delegasi yang terdiri atas Soedarto SH selaku pemangku jabatan Presiden Universitas Diponegoro Semarang, dr. Heyder bin Heyder selaku Sekretaris Fakultas serta dr. Soepaat Soemosoedirdjo selaku Kepala RSUP Semarang menghadap Menteri PTIP. Prof. Iwa Koesoemasoemantri (menteri PTIP) menyambut gembira persiapan pendirian Fakultas Kedokteran tersebut, bahkan berkata "Untuk Dekan saya tidak memerlukan seorang yang pintar tetapi yang diperlukan seorang yang jujur."

Menteri Kesehatan RI, Prof. dr. Satrio, menyambut gembira dan menyarankan agar jabatan dekan pertama diberikan kepada seorang anggota ABRI, dengan pertimbangan bahwa pada tahap persiapan tentu akan menghadapi banyak kesulitan, karena Jawa Tengah pada waktu itu masih dalam keadaan darurat.

Baik Menteri PTIP maupun Menteri Kesehatan tidak setuju bahwa Pimpinan Fakultas Kedokteran dirangkap oleh Pimpinan Rumah Sakit Umum Pusat. Mengingat pendirian kedua menteri tersebut, maka pada hari itu juga, tanggal 12 Juli 1961 di Jakarta, delegasi mengajukan permohonan tertulis kepada Menteri PTIP supaya mengangkat Kolonel dr. Soewondo, dokter DKT Kodam VII sebagai dekan dan dr. Heyder bin Heyder, pemimpin Bagian Bedah RSUP Semarang sebagai wakilnya.

Departemen PTIP ternyata belum merasa puas dengan kedua nama calon tersebut, pada tanggal 19 Juli 1961 mengirim telegram dengan permintaan untuk mengajukan nama orang ketiga. Dengan telegram tanggal 2 Agustus 1961, Pimpinan Universitas Diponegoro mengajukan nama Soejono Atmo, Wakil Gubernur Kepala Daerah Jawa Tengah sebagai calon. Tetapi pengusulan ini juga tidak mendapat persetujuan dari penasihat Menteri PTIP, dengan pertimbangan bahwa Soejono Atmo bukan seorang dokter. Akhirnya Rapat Senat Universitas Diponegoro mengajukan tiga orang calon, yaitu Kolonel dr. Soewondo, dr. Heyder bin Heyder dan dr. Atmadi Wreksoatmodjo.

Sehubungan dengan kesepakatan dalam rapat-rapat sebelumnya, bahwa pembukaan Fakultas Kedokteran segera dapat dimulai dari tingkat atas, maka pada tanggal 24 Agustus 1961 diadakan rapat terakhir yang diketuai oleh dr. Heyder bin Heyder dan dihadiri oleh semua Kepala Bagian dari Rumah Sakit Umum Pusat Semarang, dr. Tendean dari Rumah Sakit Jiwa serta dr. Go Gien Hoo dari Rumah Sakit St. Elizabeth. Mereka mengajukan saran-saran, rencana serta keinginan-keinginan.

Pada tanggal 31 Agustus 1961 diadakan pertemuan lagi di Yogyakarta. Utusan Panitia Persiapan terdiri dari Soedarto, SH, dr. Heyder bin Heyder, dr. Sar-djono Dhanoedibroto, dr. Atmadi Wreksoatmodjo dan dr. Soedjati Soemodiharjo. Pihak FK UGM diketuai oleh Prof. Radioputro. Bebarapa keputusan penting dalam pertemuan tersebut adalah sebagai berikut :

1. Jumlah pertama mahasiswa tingkat doktoral FK UGM yang akan pindah ke Universitas Dipone-goro di Semarang maksimum 40 orang.
2. Perpindahan mahasiswa atas dasar sukarela.
3. Mahasiswa tersebut resmi menjadi mahasiswa Universitas Diponegoro dan setelah lulus menda-pat ijasah dari Universitas Diponegoro.

Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan (PTIP) No. 3 tahun 1961 tertanggal 12 September 1961 Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro resmi berdiri sejak tanggal 1 Oktober 1961, dan merupakan fakultas kelima di lingkungan Universitas Diponegoro.

FK diresmikan oleh Wakil Menteri PTIP pada Peringatan Dies Natalis Pertama Universitas Diponegoro tanggal 30 September 1961 di Gedung Balai Kota Semarang. Pendidikan dimulai dengan pendidikan dokter tingkat atas, yaitu tingkat Doctorandus Medicine, yang berasal dari FK UGM. Dipelopori oleh 6 orang Doctorandus Medicine pada tahun 1961, kemudian jumlah ini meningkat menjadi 30 orang pada tahun 1962.

Selama tahun kuliah 1961/1962 telah dihasilkan 7 orang dokter tingkat I atau Semiarts. Barulah pada tanggal 1 Oktober 1962 mulai tahun kuliah 1962/1963 menerima mahasiswa tingkat pertama, dengan jumlah mahasiswa baru sebanyak 82 orang yang merupakan hasil seleksi dari 426 calon lulusan SMA B dari tahun 1959 ke atas.

Kuliah perdana berupa kuliah umum disampaikan oleh Dekan Fakultas Kedokteran Kolonel dr. Soewondo dengan judul "Pendidkan Terpimpin". Setelah itu dilanjutkan dengan upacara pemberian ijasah dokter kepada lulusan pertama Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, yaitu dr. Suradi.

Dalam perjalanan sejarah selama 46 tahun FK Undip telah banyak mengalami berbagai kemajuan. Sampai dengan bulan Juli 2001, FK Undip telah meluluskan 1252 dokter spesialis, 3570 dokter dan 2360 sarjana.

Saat ini mengasuh dua program studi yaitu program studi Psikologi dan Ilmu Keperawatan. Pada tahun 1997 berdiri Program Magister Ilmu Biomedik dan Program Doktor Ilmu Kedokteran. Sejak tahun 2001 peserta program PPDS 1 diberi kesempatan melengkapi pendidikannya pada Program Khusus Magister Ilmu Biomedik PPs Undip sehingga diharapkan mampu meningkatkan kwalitas lulusan PPDS 1.

Inovasi dalam bidang pendidikan di FK Undip telah melalui pendekatan yang bersifat Problem Based. Diharapkan materi yang bersifat Integrated/Problem based approach ini akan menjadi salah satu muatan lokal FK Undip.

Penelitian yang dilakukan melalui berbagai sumber dana yang ada (OPF, BBI, RISBINDOK, RISBINKES, Hibah bersaing) merupakan bukti Tri Dharma Civitas Academika

Untuk mengenal profil, Akreditasi BAN-PT Prodi Kedokteran Universitas Diponegoro, Passing Grade Prodi Kedokteran, Sekilas Profil, janis-jenis Seleksi Kedokteran yang diselenggarakan, serta sejumlah Mata Ujian Seleksi Kedokteran yang diujikan pada calon mahasiswa dalam Seleksi Kedokteran, berikut kami sampaikan hasi kerja kami untuk anda yang bersumber pada informasi yang terpercaya. Semoga bisa membantu para pengunjung!


Selayang Pandang Profil Prodi Kedokteran Undip



Visi Prodi Kedokteran


Pada tahun 2020, Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran UNDIP menjadi panutan dan diakui sebagai pusat pendidikan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran (IPTEKDOK) di Indonesia, kawasan Asia Pasifik dan dunia.


Misi Prodi Kedokteran


1. Mewujudkan keunggulan pendidikan dan pengajaran yang berkelas dunia dengan menguasai advance science dan teknologi kedokteran melalui Internasionalisasi dan recognition kurikulum.
2. Melaksanakan riset berkelas dunia dan ikut menyumbangkan penemuan baru dibidang ilmu dan pengetahuan sesuai perkembangan ilu dan teknologi kedokteran.
3. Melaksanakan pengabdian sesuai dengan kebutuhan masyarakat dengan kemampuan pengetahuan dan ketrampilan dari ilmu teknologi kedokteran mutakhir.
4. Melaksanakan manajemen internal berdasar good corporate governance dan akuntabilitas keuangan.
5. meningkatkan entrepreneurship berdasarkan pemikiran yang inovatifdan kreatif agar lulusannya mampu bersaing di pasar lokal, regional dan Internasional

Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro berkiprah semenjak 1 Oktober 1961 telah banyak menyumbangkan kemampuannya untuk kemajuan dunia kependidikan kedokteran Indonesia pada khususnya dan dunia pada umumnya.

Sebagai fakultas kedokteran yang masuk dalam jajaran 5 besar Fakultas Kedokteran di Indonesia FK UNDIP telah memiliki kemampuan untuk mendukung visi misi Universitas Diponegoro sendiri sebagai Universitas Riset dunia dengan beberapa prestasi yang dicapai antara lain Transplantasi ginjal KEDUA DI INDONESIA, Transplantasi Sumsum Tulang Pertama di Indonesia, Transplantasi Hati Pertama Di Indonesia, Pusat Bedah untuk Epilepsi, Pusat Riset Biomedis dan Tim Penyesuaian Kelamin (Gender team).

Dilengkapi dengan berbagai fasilitas diantaranya :

1. Rumah sakit Pendidikan Ti[pe A RSUP DR KARIADI dan Rumah sakit jejaring pendukung
2. Laboratorium Keterampilan
3. Labroratorium Bahasa
4. Labooratorium Komputer Internet
5. Area Hotspot
6. Perpustakaan Digital dan non Digital
7. Laboratorium tersertifikasi Internasional (CEBIOR, GAKY, AVIAN FLU, CENTRID)
8. Kerjasama dengan institusi Internasional untuk pertukaran pelajar, twinning program dan double degree
9. Fasilitas rekreasi mahasiswa (olahraga, musik, seni tari, seni teater)

Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro memiliki beberapa Program Studi antara lain :

1. Kedokteran Umum
2. Ilmu Keperawatan
3. Ilmu Gizi
4. Pendidikan Dokter Spesialis (Internal medicine, pediatrics, Neurology, Ophthalmology, Anesthesiology, Radiology, Medical Rehabilitation, Cardiology, Fertility Endocrinology & Reproduction, Surgery, Obstetrics& Gyn, Ear Nose & Throat, Pathology, Psychiatry, Derma-venerology, Forensic Medicine and Feto Maternal)

Dengan demikian Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro diharapkan dapat terus memajukan pendidikan kedokteran Indonesia menjadi lebih baik dan unggul.

Saat ini Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro sudah menempati gedung yang baru yang berlokasi di Tembalang bergabung dengan fakultas-fakultas di lingkungan Undip lainnya .


Status Akreditasi Prodi Kedokteran


Akreditasi Program Studi Kedokteran di Universitas ini adalah bernilai A, berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Tinggi (BAN-PT) No. 032 Tahun 2012 yang berlaku s.d. tahun 2017.


Sumber :Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Tinggi (BAN-PT) - Kemdikbud


Untuk mengenal secara lebih lengkap mengenai Akreditasi BAN-PT Prodi Kedokteran Undip, Passing Grade Program Studi Kedokteran, Sekilas Profil, Jenis-jenis Seleksi Kedokteran yang diselenggarakan, serta Mata Ujian Seleksi Kedokteran yang diujikan dalam Seleksi Kedokteran, bisa anda unduh filenya disini.

Semoga informasi yang kami berikan bisa mempermudah para calon peserta seleksi kedokteran Undip tahun akademik 2015/2016, Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!



Sumber:
- fk.ujiantulis.com
- undip.ac.id
Read more

Mengenal Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sultan Agung - Unissula

Posted by Online Consultant

Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) yang berlokasi di Semarang didirikan oleh Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA) pada tanggal 16 Dzulhijjah 1381 H, bertepatan dengan 20 Mei 1962 M, Tiga fakultas telah dibuka yakni Fakultas Agama Islam, Fakultas Ekonomi dan Fakultas Ilmu Pasti Alam. Pada tahun berikutnya didirikan Fakultas Kedokteran (10 Oktober 1963).

Fakultas Hukum dan Pengetahuan Masyarakat, dan Fakultas Teknik kemudian menggantikan FIPIA dibuka pada tahun berikutnya, bersama dengan semangat untuk meningkatkan pengetahuan melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Fakultas Kedokteran Unissula sejak tahun 2005 telah menyelenggarakan pendidikan kedokteran sesuai dengan buku standar KKI tersebut. Bentuk implementasinya adalah menggunakan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) dengan pendekatan Problem Based Learning (PBL) pada seluruh tingkat pendidikan baik preklinik maupun klinik. Tentu pelaksanaan KBK-PBL di FK Unissula tidak ditetapkan secara sefihak oleh FK Unissula sendiri, melainkan sudah mendapatkan persetujuan dari Health Works Services (HWS) Dikti.

Penetapan HWS Dikti dilakukan setelah tim dari FK Unissula melakukan presentasi tentang kesiapan pelaksanaan KBK-PBL di depan HWS Dikti pada tahun 2005 di Jakarta, yang kemudian ditindaklanjuti dengan visitasi langsung tim dari HWS Dikti ke FK Unissula sehingga tahun akademik 2005/2006 KBK-PBL di FK Unissula secara resmi dimulai.

Tahun 2012 Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) mengeluarkan Standart Kompetensi Dokter Indonesia (SKDI) yang merevisi SKDI tahun 2005. Dan di tahun 2013 telah dikeluarkannya UUN, 20/Tahun 2013 tentang Pendidikan Kedokteran, yang tentunya Fakultas Kedokteran Unissula telah menyesuaikan dalam pengelolaan Pendidikan Profesi Dokter.

Sesuai dengan buku Pedoman Penjaminan Mutu (Quality Assurance) Perguruan Tinggi yang dikeluarkan oleh Dikti Departemen Pendidikan Nasional dan Surat Keputusan Rektor Unissula nomor : 1748/A.3/ SA/IV/2007 tentang Penetapan dan Pemberlakuan Pedoman Sistem Penjaminan Mutu Unissula, maka perlu diterbitkan buku Pedoman Pendidikan tahun 2013/2014 pada Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Unissula.

Penerbitan buku Pedoman Pendidikan ini selain dimaksudkan untuk kepentingan pengendalian mutu, memberikan kepastian dan pelayanan standar dalam pembelajaran, juga dapat dipakai sebagai referensi dan memberi kemudahan kepada pimpinan, dosen, mahasiswa, dan stake holders lain dalam mengikuti proses pembelajaran dengan standar KBK-PBL. Untuk itu sebagai Dekan FK Unissula saya menyampaikan terimakasih dan penghargaan yang tinggi kepada semua fihak yang terlibat dalam penyusunan dan penerbitan buku Pedoman Pendidikan th. 2013/2014 ini.


Program Studi yang dibuka di Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sultan Agung Semarang


Prodi Kedokteran


Penjelasan tentang Prodi Kedokteran di bagian bawah artikel ini.


Prodi Farmasi Unissula


Prodi Farmasi Fakultas Kedokteran Unissula meskipun tergolong masih baru namun sangat diminati karena mempunyai berbagai keunggulan spesifik seperti memiliki Teaching Hospital (Rumah Sakit Islam Sultan Agung) yang menjadi pusat penelitian, pendidikan, pelatihan dan pelayanan di bidang kesehatan dan diintegrasikan dengan fakultas-fakultas yang bergerak dibidang kesehatan, yaitu Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Ilmu Keperawatan dan Prodi Kebidanan serta Fakultas Psikologi.

Memiliki kurikulum berbasis kompetensi baik di bidang kesehatan maupun bidang lainnya. Prodi Farmasi mempunyai misi untuk menjadi terkemuka dalam membangun generasi khaira ummah, mampu mengembangkan dan mengimplementasikan IPTEK bidang farmasi, dan kesehatan atas dasar nilai-nilai Islam dan membangun peradaban Islam menuju masyarakat sehat dan sejahtera dalam kerangka rahmatan lil’alamin.



Selayang Pandang Profil Prodi Kedokteran Unissula



Visi Prodi Kedokteran


Be Islamic World Class Cyber Medical Study Program


Misi Prodi Kedokteran


Menjadikan Program Studi Pendidikan Dokter terkemuka dalam membangun generasi khaira ummah, mengembangkan iptek bidang kedokteran dan kesehatan atas dasar nilai-nilai Islam, dan membangun peradaban Islam menuju masyarakat sejahtera yang dirahmati Allah SWT dalam kerangka rahmatan lil'alamin.

a. Melaksanakan pendidikan kedokteran dan kesehatan dalam rangka menghasilkan generasi khaira ummah;

b. Melaksanakan penelitian di bidang ilmu kedokteran dan kesehatan atas dasar nilai-nilai Islam, moral, etika dan kearifan lokal;

c. Melaksanakan pengabdian masyarakat dalam membangun peradaban Islam menuju masyarakat madani yang sejahtera yang di rahmati Allah SWT dalam kerangka rahmatan lil’alamin;

d. Melakukan pengembangan gagasan dan kegiatan melalui tata kelola yang baik (good governance) secara dinamik.


Tujuan Pendidikan Dokter


Tujuan pendidikan dokter di Indonesia ialah mendidik mahasiswa melalui serangkaian pengalaman belajar menyelesaikan suatu kurikulum, sehingga mempunyai cukup pengetahuan, ketrampilan dan sikap dalam bidang keprofesionalannya, untuk :

1. Melakukan profesi kedokteran dalam suatu sistem pelayanan kesehatan sesuai dengan kebijaksanaan umum pemerintah yang berlandaskan Pancasila, mencakup:

a. Mengenal, merumuskan dan menyususn prioritas masalah kesehatan masyarakat sekarang dan yang akan datang, serta berusaha dan bekerja untuk menyelesaikan masalah-masalah tersebut melalui perencanaan, implementasi dan evaluasi program-program yang bersifat promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif.

b. Memecahkan masalah kesehatan penderita dengan menggunakan pengetahuan, ketrampilan klinik dan laboratorium serta observasi dan pencatatan yang baik untuk mengidentifikasikan, mendiagnosa, melakukan tindakan medik, melakukan usaha pencegahan, meminta konsultasi, mengerjakan usaha rehabilitasi etika kedokteran, dan mengingat aspek jasmani, rohani dan sosial budaya.

c. Memanfaatkan sebaik-baiknya sumber dan tenaga lainnya dalam meningkatkan kesehatan masyarakat

d. Bekerja selaku unsur pimpinan dalam suatu tim kesehatan.

e. Menyadari bahwa sistem pelayanan kesehatan yang baik adalah suatu faktor penting dalam ekosistem yang dapat meningkatkan kesehatan masyarakat.

f. Mendidik dan mengikutsertakan masyarakat untuk meningkatkan taraf kesehatannya.

2. Senantiasa meningkatkan dan mengembangkan diri dalam segi ilmu kedokteran sesuai dengan bakatnya, dengan berpedoman pada pendidikan sepanjang hayat.

a. Menilai kegiatan profesinya secara berkala, menyadari keperluan untuk menambah pendidikannya, memilih sumber-sumber pendidikan yang serasi, serta menilai kemajuan yang telah dicapai secara kritis.

b. Mengembangkan ilmu kesehatan, khususnya ilmu kedokteran dengan ikut serta dalam pendidikan dan penelitian serta mencari penyelesaian masalah kesehatan penderita, masyarakat dan sistem pelayanan kesehatan, khususnya pelayanan dan asupan medis.

c. Memelihara dan mengembangkan kepribadian dan sikap yang diperlukan untuk kelangsungan profesinya seperti intregritas, rasa tanggung jawab, dapat dipercaya serta menaruh perhatian dan penghargaan terhadap sesama manusia, sesuai dengan etika kedokteran.

d. Berfungsi sebagai anggota masyarakat yang kreatif, produktif dan bersikap terbuka, dapat menerima perubahan dan berorientasi kemasa depan serta mendidik dan mengajak masyarakat kearah sikap yang sama.

e. Sebagai dokter lulusan Unissula dalam menjalankan tugasnya seperti tersebut diatas senantiasa berorientasi pada wawasan lingkungan dan dijiwai dakwah islamiyah.


Kerjasama Institusi


Kerjasama Institusi dibangun dalam rangka pemenuhan wahana pendidikan baik pendidikan pre klinik maupun pendidikan klinik. Oleh karena itu kerjasama Institusi Fakultas kedokteran Unissula dengan beberapa Pemerintah daerah Kabupaten/Kota dan Departemen Kesehatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan Rumah Sakit Pendidikan.

Berdasarkan hal tersebut maka Unissula menyusun standar RS Pendidikan menjadi :

1. Standar RS Pendidikan Utama yaitu RS Jejaring Institusi Pendidikan Kedokteran yang digunakan sebagai wahana pembelajaran klinik peserta didik untuk memenuhi seluruh atau sebagian besar modul pendidikan dalam rangka mencapai kompetensi berdasarkan Standar Pendidikan Profesi Kedokteran.

2. Standar RS Pendidikan Afiliasi yaitu RS Khusus atau RS Umum dengan unggulan tertentu yang menjadi pusat rujukan pelayanan medik tertentu.

3. Standar RS Pendidikan Satelit yaitu RS jejaring Institusi Pendidikan Kedokteran dan jejaring RS Pendidikan Utama yang digunakan sebagai wahana pembelajaran klinik.


Status Akreditasi Prodi Kedokteran


Akreditasi Program Studi Kedokteran di Universitas ini adalah bernilai A (sangat baik), berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Tinggi (BAN-PT) No. 010 Tahun 2011 yang berlaku s.d. tahun 2016.


Sumber :Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Tinggi (BAN-PT) - Kemdikbud


Akreditasi BAN-PT Kemdikbud Jurusan-jurusan di Fakultas Kedokteran Unissula


No.WIL.StrataPerguruan TinggiProgram StudiNo.SKThn.SKPeringkatTgl. DaluwarsaStatus Daluwarsa
1 06 S1 Universitas Islam Sultan Agung, Semarang Farmasi 377/SK/BAN-PT/Akred/S/IX/2014 2014 C 26-09-2019 masih berlaku
2 06 S1 Universitas Islam Sultan Agung, Semarang Pendidikan Dokter 010 2011 A 08-07-2016 masih berlaku


Untuk mengetahui secara lebih lengkap mengenai Akreditasi BAN-PT Prodi Kedokteran Unissula, Passing Grade Prodi Kedokteran, Sekilas Profil, Macam-macam Seleksi Kedokteran, atau Mata Ujian Seleksi Kedokteran yang diteskan dalam Seleksi Kedokteran, bisa anda unduh filenya disini.

Semoga informasi yang kami sajikan bisa membantu melengkapi referensi yang ada, Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!



Sumber:
- fk.ujiantulis.com
- unissula.ac.id
Read more

Profil Fakultas Kedokteran Unsoed Purwokerto

Posted by Online Consultant

Fakultas Kedokteran Unsoed sebagai salah satu fakultas yang berada pada Universitas Jenderal Soedirman yaitu salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang termasuk di wilayah II Seleksi Sbmptn dan Snmptn.

Universitas Jenderal Soedirman digagas dan didirikan di wilayah Banyumas. Sebagai tindak lanjut gagasan ini dibentuklah Yayasan Pembina Universitas Jenderal Soedirman dengan Akte Notaris No. 32 tanggal 20 September 1961. Selanjutnya, atas desakan masyarakat, dinas instansi, dan TNI, Yayasan Pembina Universitas Jenderal Soedirman berusaha mewujudkan berdirinya universitas. Dengan Surat Keputusan Presiden RI No. 195 tertanggal 23 September 1963, berdirilah Universitas Jenderal Soedirman secara resmi didirikan, dan diresmikan oleh Menteri PTIP Prof. Dr. Tojib Hadiwidjaja bertempat di rumah Dinas Residen Banyumas.

Pada awalnya Unsoed memiliki tiga fakultas, yaitu Fakultas Pertanian, Fakultas Biologi, dan Fakultas Ekonomi. Dalam perkembangannya, Unsoed membuka beberapa fakultas lagi, yaitu Fakultas Peternakan (1966), Fakultas Hukum (1982), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (1993), Program Pascasarjana (1994).

Selanjutnya didirikanlah Fakultas Kedokteran dan Ilmu-ilmu Kesehatan serta Fakultas Sains dan Teknik (2007) yang mengasuh 10 program diploma tiga, 37 program studi S1, 4 program profesi, 10 program studi S2, dan 2 program studi S3.

Dengan demikian Fakultas Kedokteran dan Ilmu-ilmu Kesehatan UNSOED merupakan fakultas ketujuh dari delapan fakultas yang saat ini dimiliki oleh UNSOED. Berdiri pada tahun 2007 berdasarkan nKeputusan Rektor Universitas Jenderal Soedirman Nomor : Kept 122/H23/OT/2007, FKIK UNSOED merupakan institusi yang mengasuh enam jurusan, yakni Kedokteran, Kedokteran Gigi, Keperawatan, Farmasi, Kesehatan Masyarakat dan Gizi. Selain itu, FKIK UNSOED juga mengasuh dua program profesi, yakni profesi dokter dan profesi ners.

FKIK UNSOED memiliki fasilitas yang representatif, seperti Laboratorium Anatomi, Histologi, Biokimia Kedokteran, Fisiologi Kedokteran, Mikrobiologi Kedokteran, Parasitologi Kedokteran, Farmakologi, IKM & IKK, Patologi Klinik, Patologi Anatomi, Ilmu Kedokteran Forensik, Radiologi, Kesehatan Jiwa, Bedah, Anestesiologi, Penyakit Dalam, Obstetri Ginekologi, Kesehatan Anak, Penyakit Mata, Penyakit THT, Penyakit Saraf, Biologi Kedokteran, Pendidikan Kedokteran, Keterampilan, Keperawatan Dasar, Maternitas, Medikal Bedah, Gawat Darurat, Komunitas Keluarga dan Keperawatan Jiwa, Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja, Gizi Masyarakat, Kesehatan Reproduksi, Biostatistik, Promosi Kesehatan dan Epidemiologi, Laboratorium Kedokteran Gigi, Farmakologi, Kimia Farmasi, Biologi Farmasi, Farmasetika dan RS Gigi dan Mulut Pendidikan.


Alamat :

Kampus Gumbreng /RSUP Prof. Dr. Margono Soekardjo (Jurusan Kedokteran)
Jl. Dr. Medika - Purwokerto
Kampus Karangwangkal (Jurusan Kedokteran Gigi, Keperawatan, Kesehatan Masyarakat, Farmasi, Gizi & RS Gigi & Mulut Pendidikan)
Jl. Dr. Suparno - Purwokerto, 53122
website http://fkik.unsoed.ac.id


Untuk mengenal profil, Akreditasi BAN-PT Prodi Kedokteran Unsoed Purwokerto, Passing Grade Prodi Kedokteran, Sekilas Profil, Macam-macam Seleksi Kedokteran, atau Mata Ujian Seleksi Kedokteran yang diteskan dalam Seleksi Kedokteran, berikut kami sampaikan hasi review kami untuk anda yang membutuhkan informasi yang kredibel. Semoga berkenan!


Program Studi yang dibuka di Fakultas Kedokteran Unsoed


Prodi Kedokteran Umum


Penjelasan tentang Prodi Kedokteran di bagian bawah artikel ini.

Kedokteran Gigi


Kedokteran Gigi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, berdiri pada 5 Maret 2008 dengan mendapat izin dari Dikti nomor : 548/D/T/2008, dan merupakan institusi pendidikan dokter gigi pertama di Jawa Tengah, dengan status Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Dalam usia yang relatif muda dan dalam akreditasi yang pertama langsung mendapat akreditasi B dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Sesuai dengan surat keputusan BAN-PT Nomor 106/SK/BANPT/AkXV/S/IV/2013 maka Jurusan Kedokteran Gigi UNSOED terakreditasi B.

Institusi Kedokteran Gigi Universitas Jenderal Soedirman berusaha melakukan program Pendidikan Kedokteran Gigi dasar bagi mahasiswanya dengan melalui serangkaian program pembelajaran untuk menyelesaikan kurikulum pendidikan dokter gigi. Lulusannya nanti diharapkan mempunyai kemampuan pengetahuan, keterampilan klinik dan sikap perilaku yang profesional sebagai dokter gigi yang mampu memberikan pelayanan kesehatan gigi dan mulut kepada masyarakat.


Kesehatan Masyarakat



Prodi Kesehatan Masyarakat mempunyai visi mencapai keunggulan dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan kepemimpinan dalam pembangunan kesehatan masyarakat di Indonesia khususnya kesehatan masyarakat perdesaan berbasis kearifan lokal yang berkelanjutan tahun 2020.

Sedangkan misinya adalah sebagai berikut :

1. Menyelenggarakan pendidikan guna menghasilkan lulusan kesehatan masyarakat yang bermoral, memiliki kompetensi akademik yang memadai dan profesionalisme, keunggulan kompetitif, kemampuan kepemimpinan dan entrepreneurship, memecahkan masalah dan berinovasi khususnya pengembangan kesehatan masyarakat perdesaan berbasis kearifan lokal.
2. Menyelenggarakan alih teknologi berbasis penelitian yang relevan dengan pengembangan sumberdaya kesehatan masyarakat perdesaan dan kearifan lokal dalam rangka menunjang pembangunan kesehatan daerah dan nasional.
3. Menjalin kerjasama dalam pengembangan dan penerapan ilmu pengetahuan, teknologi dan atau seni di bidang kesehatan masyarakat pada tingkat lokal, nasional dan internasional.
4. Mengembangkan kesejahteraan civitas akademika jurusan kesehatan masyarakat berbasis akuntabilitas dan meritokrasi.


Farmasi


Jurusan Farmasi Unsoed genap merayakan usianya yang ke-9 tahun di 2014. Jurusan ini menyediakan lulusan sarjana farmasi yang terlatih, fokus pada farmasi klinik dan komunitas.

Sebagai pemain penting sekolah Farmasi di Regional Joglosepur (Jogja, Solo, Semarang, Purwokerto), Jurusan Farmasi Unsoed mengedepankan lulusan yang mampu menerapkan Eight Stars Pharmacist (care giver, leader, manager, communicator, decision maker, teacher, long life learner, researcher) plus entrepreuner dalam pelayanan kefarmasian klinik dan komunitas yang dilandasi etika dan moral.


Keperawatan


Jurusan Keperawatan Universitas Jenderal Soedirman merupakan salah satu program pendidikan kesarjanaan yang diharapkan menghasilkan tenaga keperawatan yang profesional (S1 Keperawatan dan Ners).

Keperawatan sebagai suatu profesi memiliki peran yang tak kalah pentingnya dalam ikut menangani masalah kesehatan di Indonesia. Untuk dapat berperan serta dalam pembangunan bangsa khususnya dalam bidang kesehatan ini, perawat harus memiliki kompetensi yang memadai sehingga memiliki tanggung jawab dan tanggung gugat yang dapat diandalkan. Terkait dengan tanggung jawab tersebut, maka untuk menghasilkan tenaga keperawatan ini perlu melalui jalur pendidikan tinggi yaitu penyelenggaraan Program Pendidikan Sarjana Keperawatan.

Program tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar pada peserta didik untuk menumbuhkan dan membina sikap, pengetahuan serta keterampilan profesional yang diperlukan sebagai seorang “perawat profesional”.

Keberadaan Jurusan Keperawatan Universitas Jenderal Soedirman adalah untuk menjawab kebutuhan perawat dan tuntutan global akan pelayanan keperawatan yang profesional khususnya diwilayah Jawa Tengah Selatan, perlu adanya suatu program pendidikan keperawatan yang berbasis pendidikan Strata I. Menindaklanjuti tuntutan masyarakat tersebut, Universitas Jenderal Soedirman membentuk kelompok kerja keperawatan (Pokja) pada tahun 2001. Pokja keperawatan ini bertugas menyiapkan pendirian PSKp dengan dukungan dari kelompok profesi kesehatan ( PPNI, ISFI, IDI, IDGI, PSKM,dll ) dan Stakeholders, serta bimbingan dari Konsorsium Ilmu-ilmu Kesehatan Indonesia. Jurusan Keperawatan Unsoed (PSKp) didirikan berdasarkan SK Dikti Nomor: 598/D/T/2005, tertanggal 02 Maret 2005. Pejabat yang menandatanganii adalah Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi. PSKp mulai menyelenggarakan pendidikan untuk pertama kali bulan September 2005.


Ilmu Gizi


Program Studi Ilmu Gizi didirikan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor: 144/D/O/2010 tanggal 22 September 2010 dan mulai menyelenggarakan pendidikan untuk pertama kali mulai tahun ajaran 2011-2012.

Program Studi Ilmu Gizi bergabung dengan Fakultas Kedokteran dan Ilmu-ilmu Kesehatan Unsoed berdasarkan SK Rektor Unsoed Nomor 006/H23/PP.04.00/2011 tanggal 5 Januari 2011 .

Sebagai Lembaga Pendidikan Tinggi dalam mengemban mandat masyarakat dan pemerintah serta dalam rangka mencapai tujuan yang dicita-citakan untuk jangka waktu tertentu maka Jurusan Ilmu Gizi FKIK Universitas Jenderal Soedirman memiliki Visi dan Misi yang harus diemban. Visi dan misi Jurusan Ilmu Gizi sejalan dengan visi dan misi Univeritas.


Selain itu ada salah satu prodi lagi di lingkungan FK Unsoed yaitu Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi.


Selayang Pandang Profil Prodi Kedokteran Unsoed



Visi Prodi Kedokteran


Menjadi pusat pendidikan, riset dan pengabdian kepada masyarakat, di bidang kedokteran terutama Ilmu Kedokteran Lingkungan yang professional dan mampu bersaing di tingkat global, memiliki landasan etik moral yang tinggi sehingga dapat mewujudkan masyarakat yang berperilaku hidup sehat.


Misi Prodi Kedokteran


1. Menyelenggarakan Fakultas Kedokteran yang mampu menghasilkan dokter yang berkualitas yakni memiliki keunggulan spesifik dan kompetitif dalam mengelola kesehatan masyarakat khususnya di bidang Ilmu Kedokteran Lingkungan.

2. Mengembangkan riset dan iptek khususnya di bidang Ilmu Kesehatan Lingkungan.

3. Menyelenggarakan pelayanan dan pengabdian masyarakat di bidang kesehatan.

4. Membina dan mengembangkan jaringan kerjasama di bidang pendidikan, riset dan pengabdian kepada masyarakat dengan lembaga lain di dalam dan di luar negeri.

5. Mengembangkan dan membina suasana kampus yang kondusif bagi civitas akademika sehingga menghasilkan kinerja yang optimal.


Kerjasama Jurusan Kedokteran Unsoed


Kedokteran Unsoed mengadakan dan menyelenggarakan kersama dengan berbagai Institusi. Diantaranya dengan RSUD Margono Soekarjo Purwokerto yang mereka pilih sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama. Adapun Rumah sakit Jaringan sebagai pendukungnya meliputi Rumah Sakit Umum Banyupmas, RSUD Purbalingga, RSUD Banjarnegara, Bapelkes Gombong, serta beberapa Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) di wilayah regional Kabupaten Banyumas.


Status Akreditasi Prodi Kedokteran


Akreditasi Program Studi Kedokteran di Universitas Jenderal Soedirman adalah bernilai B (Baik), berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Tinggi (BAN-PT) No. 023 Tahun 2011 yang berlaku s.d. tahun 2016.


Sumber :Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Tinggi (BAN-PT) - Kemdikbud


Akreditasi BAN-PT Kemdikbud Jurusan-jurusan di Fakultas Kedokteran Unsoed



No.WIL.StrataPerguruan TinggiProgram StudiNo.SKThn.SKPeringkatTanggal DaluwarsaStatus Daluwarsa
1 06 S1 Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto Farmasi 042 2010 C 22-01-2015 masih berlaku
2 06 S1 Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto Ilmu Gizi 377/SK/BAN-PT/Akred/S/IX/2014 2014 B 26-09-2019 masih berlaku
3 06 S1 Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto Ilmu Keperawatan 257/SK/BAN-PT/Ak-XVI/S/XII/2013 2013 B 26-12-2018 masih berlaku
4 06 S1 Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto Kesehatan Masyarakat 008 2011 B 23-06-2016 masih berlaku
5 06 S1 Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto Pendidikan Dokter 023 2011 B 09-09-2016 masih berlaku
6 06 S1 Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto Pendidikan Dokter Gigi 106/SK/BAN-PT/Ak-XV/S/IV/2013 2013 B 04-04-2018 masih berlaku


Sebagai info, bahwa Universitas Jenderal Soedirman juga mengembangkan kampus dengan penataan arus sirkulasi baik sirkulasi internal maupun eksternal, agar tercipta kenyamanan bagi semua civitas kampus.

Pengembangan juga dialokasikan untuk bangunan dengan kapasitas fungsi yang besar dan dinamis, dengan menyediakan ruang-ruang yang fleksibel untuk multiple purpose, juga dengan pengelompokan dan zonasi yang jelas pada masing-masing fungsi bangunan.

Perancangan massa bangunan dengan bentuk fleksibel, sehingga dimungkinkan untuk perkembangan dan perubahan fungsi di masa mendatang.

Citra modern bangunan tampak pada garis-garis vertikal dan horizontal yang tegas sebagai fasad bangunan. Juga pada penggunaan warna modern formal seperti putih, hitam, dan abu abu. Warna putih sebagai fasad bangunan juga berpengaruh pada iklim mikro dalam bangunan.


Untuk mengetahui secara lebih lengkap mengenai Akreditasi BAN-PT Prodi Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman, Passing Grade Prodi Kedokteran, Sekilas Profil, Macam-macam Seleksi Kedokteran, atau Mata Ujian Seleksi Kedokteran yang diteskan dalam Seleksi Kedokteran, bisa anda unduh filenya disini.

Semoga informasi yang kami sajikan bisa membantu melengkapi referensi yang ada, Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!



Sumber:
- fk.ujiantulis.com
- unsoed.ac.id
Read more

Seleksi Jalur Reguler Kedokteran Unisma TA 2015/2016

Posted by Online Consultant on Tuesday, December 30, 2014

Setiap tahunnya Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang (Unisma) sangat diminati oleh sejumlah besar pelajar Jawa Timur, juga dari berbagai daerah yang bercita-cita kuliah di sana. Dari berbagai jalur seleksi yang diselenggarakan oleh PTS Islam ini, yang menerima calon dokter diantaranya Seleksi Jalur Reguler Kedokteran Unisma. Begitu juga untuk Tahun Akademik 2015/2016.

Disamping menerima calon mahasiswa dalam negeri, FK Unisma juga menerima cama asing dengan syarat diantaranya wajib menyertakan ijin dari pihak yang berwenang.

Untuk mengenal profil, Akreditasi BAN-PT Prodi Kedokteran Unisma, Passing Grade Prodi Kedokteran, Sekilas Profil, janis-jenis Seleksi Kedokteran yang diselenggarakan, serta sejumlah Mata Ujian Seleksi Kedokteran yang diujikan pada calon mahasiswa dalam Seleksi Kedokteran, berikut kami sampaikan hasi kerja kami untuk anda yang bersumber pada informasi yang terpercaya. Semoga bisa membantu para pengunjung!


Berikut kami sampaikan Jadwal seleksi Kedokteran Unisma TA 2015/2016 dalam bentuk gambar, di bawah ini :




Untuk mengenal secara lebih lengkap mengenai Akreditasi BAN-PT Prodi Kedokteran Unisma, Passing Grade Program Studi Kedokteran, Sekilas Profil, Jenis-jenis Seleksi Kedokteran yang diselenggarakan, serta Mata Ujian Seleksi Kedokteran yang diujikan dalam Seleksi Kedokteran, bisa anda unduh filenya disini.

Semoga informasi yang kami berikan bisa mempermudah para calon peserta seleksi kedokteran Universitas Islam Malang (Unisma) tahun akademik 2015/2016, Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!


Sumber:
- fk.ujiantulis.com
- www.unisma.ac.id

Read more

Mengenal Profil Jurusan Kedokteran Universitas Islam Malang, Pencetak Kedokteran Keluarga Yang Islami

Posted by Online Consultant

Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang atau FK UNISMA telah berdiri sejak tanggal 31 Maret 2005 dengan izin penyelenggaraan Program Studi Pendidikan Dokter (PSPD) melalui SK Dirjen DIKTI No 1133/D/T/2005 dan izin perpanjangan SK Dirjen DIKTI No 3198/D/T/2007.

Fakultas Kedokteran UNISMA merupakan Fakultas Kedokteran pertama di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU), memiliki visi mewujudkan pendidikan tinggi kedokteran di UNISMA manjadi salah satu fakultas kedokteran terkemuka dalam pendidikan kedokteran khususnya dalam pemanfaatan keanekaragaman hayati sebagai penunjang pengobatan dan berazaskan keislaman.

Sementara itu tujuannya diantaranya menghasilkan dokter profesional yang mampu mengembangkan pelayanan dengan pendekatan kedokteran keluarga yang dilandasi Aqidah Islam. Juga bertujuan untuk menghasilkan penelitian mengenai pengembangan IPTEKDOKKES, dan dalam pemanfaatan keanekaragaman hayati di bidang kesehatan.

Disamping itu mempunyai tujuan memiliki sentra pemanfaatan hasil penelitian keanekaragaman hayati untuk kemaslahatan ummat.


Selayang Pandang Profil Prodi Kedokteran Unisma



Visi Prodi Kedokteran


Menjadi Program Studi Pendidikan Dokter yang terkemuka di Indonesia dalam pengembangan Ilmu Pengetahuan Teknologi Kedokteran dan Kesehatan (IPTEKDOKKES) dan pelayanan dengan pendekatan kedokteran keluarga khususnya dalam pemanfaatan keanekaragaman hayati sebagai penunjang pengobatan serta berasaskan ke-Islaman


Misi Prodi Kedokteran


1. Mendidik calon dokter profesional yang mampu mengembangkan pelayanan dengan pendekatan kedokteran keluarga serta menerapkan Aqidah Islam.
2. Mengembangkan IPTEKDOKKES khususnya, dan kemampuan dalam pemanfaatan keanekaragaman hayati sebagai penunjang pengobatan.
3. Menyelenggarakan penelitian kesehatan, dan pemanfaatan keanekaragaman hayati sebagai penunjang pengobatan dan menerapkan hasilnya untuk kemaslahatan umat.


Status Akreditasi Prodi Kedokteran


Akreditasi Program Studi Kedokteran di Universitas ini adalah bernilai B (baik), berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Tinggi (BAN-PT) No. 038 Tahun 2011 yang berlaku s.d. tahun 2016.


Sumber :Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Tinggi (BAN-PT) - Kemdikbud


Untuk mengetahui secara lebih lengkap mengenai Akreditasi BAN-PT Prodi Kedokteran Universitas Islam Malang (Unisma), Passing Grade Prodi Kedokteran, Sekilas Profil, Macam-macam Seleksi Kedokteran, atau Mata Ujian Seleksi Kedokteran yang diteskan dalam Seleksi Kedokteran, bisa anda unduh filenya disini.

Semoga informasi yang kami sajikan bisa membantu melengkapi referensi yang terpercaya, Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!



Sumber:
- fk.ujiantulis.com
- www.unisma.ac.id
Read more

Seleksi Jurusan Kedokteran UPN Veteran Jakarta TA 2015/2016

Posted by Online Consultant

Walaupun UPN Veteran Jakarta sudah menjadi PTN, namun dalam hal penerimaan mahasiswa barunya masih belum dipastikan apakah akan mengikuti yang bersifat seleksi nasional seperti Snmptn dan Sbmptn, atau tidak. Bahkan pihak panitia PMB UPN Veteran Jakarta sudah merilis Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (Penmaru) UPN Veteran Jakarta untuk Tahun Akademik 2015/2016.


Berikut kami sampaikan Persyaratan Pendaftaran Penmaru UPNV Jakarta :

1) Mengisi formulir pendaftaran online malalui halaman www.upnvj.ac.id atau http://penmaru.upnvj.ac.id

2) Membayar formulir pendaftaran di Bank BNI atau Bank Yudha Bhakti (setelah mendaftar online dan mendapat nomor formulir) dan menyerahkan bukti pembelian formulir dari Bank

3) Pas Photo 2 x 3 = 2 lembar.

4) Asli & Photo copy Raport kelas XII Semester ganjil = 1 lembar (Bagi yang masih duduk dikelas III dilegalisir basah).

5) Asli & Photo copy Ijazah dan NEM = 1 Lembar (Bagi yang sudah lulus di legalisir basah).

6) Foto Copy Kartu Keluarga = 1 Lembar.

7) Asli & Foto Copy Kartu Tanda Anggota ( KTA ) PNS / TNI yang masih berlaku.

8) Asli dan Foto Copy Sertifikat tanda berprestasi dibidang seni dan olah raga pada tingkat Nasional/Internasiona bagi yang memiliki.

9) Bukti lunas pembayaran kewajiban keuangan mahasiswa sampai semester berjalan dari biro Keuangan UPNVJ bagi calon bagi yang memiliki saudara kandung di Fakutlas Kedokteran (Khusus pendaftar FK ).

10) Melampirkan bukti tes tidak buta warna dari poliklinik UPNVJ (Khusus untuk Fakultas Kedokteran dan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan).

11) Khusus Fakultas Kedokteran hanya dapat menerima bagi lulusan SMU/MAN jurusan IPA pada 3 (tiga) tahun terakhir kelulusan, yaitu : kelulusan pada tahun 2013, 2014, 2015, jika camaru sudah membeli formulir dan ternyata tahun kelulusan SMU/MAN diluar ketentuan ini maka uang pembelian formulir tidak bisa dikembalikan.



Jadwal Seleksi Kedokteran UPN Veteran Jakarta Tahun Akademik 2015/2016


No.Jalur Penerimaan PendaftaranSeleksi Pengumuman
1 Gelombang I 28 Desember 2014 s/d 22 Januari 2015 25 Januari 2015 Belum ditentukan
2 Gelombang II 26 Januari s/d 26 Maret 2015 29 Maret 2015 Belum ditentukan
3 Gelombang III 8 Desember 2014 s.d. 22 Januari 2015 07 Juni 2015 Belum ditentukan


Materi Yang Di Ujikan bagi pemilih Fakultas Kedokteran adalah :

- IPA Terpadu ( Soal sebagian dalam Bahasa Inggris ) dan Bahasa Inggris Umum

- Bahasa Inggris

- Psikotes



Untuk mengetahui secara lebih lengkap mengenai Ragam Seleksi Kedokteran di UPN Veteran Jakarta, atau Mata Ujian Seleksi Kedokteran yang diujikan dalam Seleksi Kedokteran, bisa anda unduh filenya disini.

Semoga informasi yang kami sajikan bisa membantu para peminat jurusan kedokteran UPN Veteran Jakarta, Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!



Sumber:
- fk.ujiantulis.com
- www.upnvj.ac.id
Read more

Akreditasi dan Profil Jurusan Kedokteran UPN Veteran Jakarta

Posted by Online Consultant

Fakultas Kedokteran Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta sudah menjadi negeri mengikuti status universitasnya. Status UPN Veteran Jakarta, begitu juga UPN Veteran Surabaya, dan UPN Veteran Yogyakarta yang awalnya swasta, telah berubah menjadi negeri atau PTN. Hal tersebut ditegaskan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Pemerintahan terdahulu Muhammad Nuh.

Menurut M. Nuh yang didampingi oleh Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro mengatakan, proses penegerian yang telah dimulai sejak empat tahun lalu telah dirampungkan. UPN “Veteran” yang merupakan universitas Bela Negara telah memenuhi aspek-aspek pertimbangan untuk menjadi PTN yang dicanangkan oleh Kemendikbud. Dari tiga pertimbangan proses konversi dari PTS ke PTN, UPN “Veteran” telah memenuhi dua pertimbangan, yaitu pertimbangan sejarah dan misi khusus untuk bela negara.

Pertimbangan historis, artinya dulu UPN Veteran pernah berstatus negeri, tetapi kemudian menjadi swasta. Sedangkan untuk misi khusus karena UPN “Veteran” menghadirkan sesuatu yang baru yang tidak bisa dipenuhi oleh PTN lain yaitu sebagai perguruan tinggi Bela Negara.

Menhan Purnomo Yusgiantoro yang menjadi Pembina UPN “Veteran” sangat senang dengan peresmian ini. Menurutnya UPN “Veteran” sejak dulu telah berstatus sebagai PTN. Namun karena beberapa hal, status tersebut berubah menjadi PTS. Purnomo menjelaskan meski berstatus PTS, UPN “Veteran” berdiri ditanah yang dimiiki oleh negara. Karena adanya temuan BPK, untuk memenuhi maka untuk memenuhi temuan-temuan di BPK, kemudian untuk memenuhi mereka itu sebagai perguruan tinggi bela negara, kita sepakat di untuk UPN kita negerikan kembali dan itu alasan mengapanya ini menjadi PTN.

Menhan juga menegaskan, meski berstatus PTN, UPN harus tetap menjadi perguruan tinggi Bela Negara, seperti trade marknya. Artinya nilai-nilai bela negara tidak boleh hilang dengan pengalihan status ini. Di UPN Veteran ada kurikulum mata kuliah Bela Negara bagi mahasiswa. Bahkan, kuliah kerja nyata di daerah-daerah perbatasan. Karena memiliki nilai-nilai bela negara ini, UPN Veteran pantas menjadi PTN. Ini trademark (tanda khas) UPN Veteran.

Untuk mengenal profil, Akreditasi BAN-PT Prodi Kedokteran UPNVJ, Passing Grade Prodi Kedokteran, Sekilas Profil, Macam-macam Seleksi Kedokteran, atau Mata Ujian Seleksi Kedokteran yang diteskan dalam Seleksi Kedokteran, berikut kami sampaikan hasi review kami untuk anda yang membutuhkan informasi yang kredibel. Semoga berkenan!


Selayang Pandang Profil Prodi Kedokteran UPNVJ


Berdirinya Fakultas Kedokteran UPN Veteran Jakarta tidak lepas dari situasi dan kondisi yang melatar-belakangi pada waktu itu. Situasi dan kondisi yang melatar-belakangi antara lain Kebijaksanaan pembangunan kesehatan yang tertuang dalam TAP MPR nomor II/MPR/1993 mengenai Garis-garis Besar Haluan Negara yang menggariskan bahwa pembangunan kesehatan diarahkan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta meningkatkan mutu dan kemudahan pelayanan kesehatan yang harus makin terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

Disamping itu tingginya kebutuhan tenaga dokter memberikan peluang untuk dapat dibukanya Fakultas Kedokteran baru. Peluang yang ada dimanfaatkan oleh Universitas Pembangunan Nasional Veteran yang bernaung di bawah Yayasan Kejuangan Panglima Besar Sudirman yang selanjutnya sesuai dengan SKEP Menteri Pertahanan RI dilebur menjadi Yayasan Pendidikan dan Perumahan Prajurit (YKPP) yaitu sebuah Yayasan di bawah Departemen Pertahanan Keamanan RI untuk membentuk Fakultas Kedokteran UPN Veteran Jakarta. Ternyata upaya mendirikan Fakultas Kedokteran tersebut berhasil. Secara resmi Fakultas Kedokteran UPN Veteran Jakarta berdiri pada Tahun 1993 berdasarkan Keputusan Menteri Pertahanan dan Keamanan RI Nomor: KEP/01/II/1993 tentang Penataan Universitas Pembangunan Nasional Veteran.


Visi dan Misi Fakultas Kedokteran


Menghasilkan dokter lulusan Fakultas kedokteran Unversitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta yang memiliki kompetensi :

- Mengelola masalah-masalah kesehatan individu, keluarga masyarakat dan kesehatan matra yang sering ditemui secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam tatanan pelayanan kesehatan primer (to manage professionally common health problems at individual, family community lever and military medicine in a comprehensive, holistic, and continuous manner within the primary health care/PHC settings).
- Menerapkan prinsip-prinsip dasar ilmu biomedis, klinis dan perilaku serta epidemiologi dalam praktek profesi kedokteran.
- Melakukan pemeriksaan kliniks dasar di berbagai sarana kesehatan primer.
- Melakukan komunikasi efektif dengan penderita, keluarga, masyarakat, dan tenaga profesi kesehatan lainnya.
- Menjadi tenaga professional yang berpegang teguh pada nilai-nilai sumpah dokter dan etika kedokteran , moral dan agama secara konsekuen dan konsisten.
- Mengakses, menelaaah kritis dan mengelola informasi kedokteran dan kesehatan dalam rangka memelihara kemampuan belajar sepanjang hayat.
- Melakukan penetian kedokteran/kesehatan untuk meningkatkan kemampuan tugas profesinya yang bermanfaat bagi masyarakat umum dan kelompok masyarakt dan melaksanakan kegiatan di lingkungan matra.
- Menjadi tenaga professional yang berkembang secara mandiri, sadar diri, mampu memelihara diri, dan mengembangkan profesinya serta melaksanakan pengabdian yang tinggi, tanggap dan terampil serta menunjukkan sikap prilaku yang baik dalam pelayanan kedokteran umum dan kesehatan matra.


Status Akreditasi Prodi Kedokteran


Akreditasi Program Studi Kedokteran di Universitas ini adalah bernilai B (Baik), berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Tinggi (BAN-PT) No. 048 Tahun 2011 yang berlaku s.d. tahun 2016.


Sumber :Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Tinggi (BAN-PT) - Kemdikbud


Untuk mengetahui secara lebih lengkap mengenai Akreditasi BAN-PT Prodi Kedokteran UPN Veteran Jakarta, Passing Grade Prodi Kedokteran, Sekilas Profil, Macam-macam Seleksi Kedokteran, atau Mata Ujian Seleksi Kedokteran yang diteskan dalam Seleksi Kedokteran, bisa anda unduh filenya disini.

Semoga informasi yang kami sajikan bisa membantu melengkapi referensi yang ada, Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!



Sumber:
- fk.ujiantulis.com
- www.upnvj.ac.id
Read more

Universitas Islam Indonesia (UII) Buka Ujian Tulis Kedokteran Tahun Akademik 2015/2016

Posted by Online Consultant

Penerimaan mahasiswa baru Universitas Islam Indonesia (PMB-UII) untuk Tahun Akademik 2015/2016 sudah dibuka sejak tanggal 29 Desember 2014.

Namun karena terkait dengan hari libur nasional memperingati Tahun Baru Masehi dan Maulid Nabi Muhammad Saw, pihak UII menyampaikan pengumuman bahwa Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UII pada hari Kamis, 1 Januari 2015 dan Sabtu, 3 Januari 2015 diliburkan dahulu. Pelayanan PMB UII menurut panitia akan dibuka kembali pada hari Senin, 5 Januari 2015. Pihak UII pun menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan tersebut pada calon peminat UII tentunya beserta orang-tua/walinya.

Nah, terkait seleksi ternyata setiap tahunnya Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia sangat diminati oleh sejumlah besar pelajar termasuk peminat FK UII yang mengincar profesi dokter. Berdasarkan hasil ujian tulis (Paper Based Test) tahun akademik 2014/2015 gelombang I, terekap dari 540 pendaftar, hanya lima orang yang dinyatakan lolos, atau dengan rasio 1:108.

Menurut Kepala Pemasaran dan Penerimaan UII Awan Satya Dewanto, bahwa jumlah pendaftar Fakultas Kedokteran menggunakan jalur seleksi PBT ini yang terbanyak dibandingkan jurusan lain.

Banyaknya peminat yang ingin masuk pendidikan dokter menunjukkan kredibilitas jurusan tersebut. Berdasarkan penilaian Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Fakultas Kedokteran UII mendapatkan akreditasi B. UII dalam penerimaan mahasiswa baru tahun ini menggunakan tiga pola, yaitu PBT, computer based test (CBT), dan penelusuran siswa berprestasi (PSB).

Dari pola ini, akumulasi pendaftar baik dari PBT, CBT, dan PSB tercatat 1.596 pendaftar. Meskipun kental nuansa Islam, UII juga menerima mahasiswa nonmuslim.

Apalagi untuk tahun akademik 2015/2016 karena akreditasi Pendidikan Dokter UII naik peringkat menjadi bernilai A (atau sangat baik) berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Tinggi (BAN-PT) No. 024 Tahun 2012.


Jadwal Seleksi PMB Universitas Islam Indonesia (UII) Tahun Akademik 2015/2016


No.Jalur Penerimaan PendaftaranSeleksi Pengumuman
1 Seleksi Paper Based Test (PBT) Periode 1 - Non Kedokteran 17 Januari 201518 Januari 2015 21 Januari 2015
2 Seleksi Paper Based Test (PBT) Periode 1 - Kedokteran 17 Januari 2015- Tahap 1 : 18 Januari 2015
- Tahap 2 : 22-23 Januari 2015
27 Januari 2015


Keterangan :

- Paper Based Test (PBT) adalah pola seleksi melalui Ujian Potensi Calon Mahasiswa (UPCM) yang diselenggarakan secara tertulis. Semua program studi melakukanseleksi calon mahasiswa menggunakan pola seleksi PBT. Khusus program studi Pendidikan Dokter, seleksi calon mahasiswa dilakukan melalui dua tahap, yaitu tahap pertama berupa PBT dan tahap kedua berupa seleksi wawancara dan psikotes.

- Seleksi Tahap dua khusus untuk calon mahasiswa yang memilih Program Studi Pendidikan Dokter, dan telah dinyatakan lolos ujian tertulis (PBT) atau PSB. Seleksi ini meliputi: Ujian Komprehensif (ujian tulis kemampuan penalaran, tes psikometri, wawancara, dan pemeriksaan dokumen). Seleksi ini menentukan kelulusan calon mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter, namun tidak mengubah besarnya Sumbangan Catur Dharma yang telah ditetapkan sebelumnya.

Selain melalui jalur ujian tulis, penerimaan FK UII 2015 juga ditempuh seleksi yang bernama PSB atau pola seleksi prestasi bidang akademik dan minat-bakat. Kategori Siswa Berprestasi Bidang Akademik ditujukan bagi siswa dengan kemampuan akademik yang tinggi atau sebagai pemenang kompetisi bidang ilmu pengetahuan tingkat provinsi, nasional atau internasional (seperti olimpiade sain, lomba karya ilmiah remaja).

Sedangkan PSB atau pola seleksi prestasi minat-bakat ditujukan bagi siswa yang mempunyai bakat dan prestasi dalam bidang olah raga dan seni di tingkat internasional, nasional dan atau regional/provinsi.


Untuk mengenal secara lebih lengkap mengenai Akreditasi BAN-PT Prodi Kedokteran Universitas Islam Indonesia (UII), Passing Grade Program Studi Kedokteran, Sekilas Profil, Jenis-jenis Seleksi Kedokteran yang diselenggarakan, serta Mata Ujian Seleksi Kedokteran yang diujikan dalam Seleksi Kedokteran, bisa anda unduh filenya disini.

Semoga informasi yang kami berikan bisa mempermudah para calon peserta seleksi kedokteran Universitas Islam Indonesia (UII) tahun akademik 2015/2016, Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!



Sumber:
- fk.ujiantulis.com
- uii.ac.id
Read more

Profil Fakultas Kedokteran UII Yogyakarta

Posted by Online Consultant

Anda kenal UII? Ya, UII adalah Universitas Islam Indonesia yang berlokasi di kota Yogyakarta. Pada mulanya, UII hanya memiliki empat fakultas yaitu Fakultas Agama, Fakultas Hukum, Fakultas Pendidikan, dan Fakultas Ekonomi, yang mulai beroperasi pada Juni 1948. Sekitar tujuh bulan kemudian, UII terpaksa ditutup akibat agresi militer Belanda.

Banyak siswa dan dosen berjuang bersama dengan tentara Indonesia, memanggul senjata untuk mengusir Belanda. Pada awal 1950-an, tak lama setelah perang, UII harus memindahkan aktivitas perkualiahan di beberapa tempat di kota Yogyakarta, bahkan sempat menggunakan Kraton Yogyakarta dan rumah dosen sebagai ruang kelas.

Universitas Islam Indonesia (UII) mengalami banyak perkembangan antara 1961 sampai dengan 1970 di bawah kepemimpinan Prof. M.R. R.H.A. Kasmat Bahuwinangun (1960-1963) dan Prof. Dr. dr. M. Sardjito (1964-1970). Selama masa jabatannya, Prof. M.R. R.H.A. Kasmat Bahuwinangun membantu mengembangkan Fakultas Syariah dan Fakultas Tarbiyah serta memperluas UII ke Purwokerto dengan mendirikan Fakultas Hukum dan Syari'ah disana.

Dari tahun 1964 sampai 1970, di bawah kepemimpinan Prof. Dr. dr. M. Sardjito, UII kembali diperluas hingga memiliki sejumlah 22 fakultas, lima yang berlokasi di Yogyakarta dan sisanya tersebar di provinsi lain seperti dan Sulawesi Utara. Bidang studi yang ditawarkan adalah Ekonomi, Hukum, Syari'ah, Tarbiyah, Teknik, Kedokteran, Kedokteran Hewan, dan Farmasi. Namun, ketika peraturan pemerintah melarang UII menyelenggarakan kegiatan pendidikan luar Yogyakarta, maka UII harus menutup kampus-kampus cabang. Beberapa dari kampus cabang yang ditutup ini kemudian menjadi bagian dari lembaga pendidikan lokal.

Sejarah mencatat bahwa Fakultas Kedokteran Universitas Jendral Soedirman, yang cikal bakalnya adalah Fakultas Kedokteran UII di Purwokerto yang ditutup pada tahun 1975.

Fakultas Kedokteran (FK) UII saat ini memiliki program studi reguler pendidikan dokter. Sistem Pendidikan yang digunakan adalah sistem integrasi, yakni dengan pendekatan Belajar Berdasar Masalah atau Problem Based Learning. Sistem integrasi merupakan inovasi sistem pembelajaran yang mengintegrasikan ilmu-ilmu kedokteran baik secara horisontal (diantara ilmu kedokteran dasar) maupun secara vertikal (antara ilmu kedokteran dasar dan klinik).

Konsep integrasi dengan pendekatan PBL sesuai dengan paradigma baru pendidikan kedokteran yakni SPICES (Student centered, Problem based learning, Integrated curriculum, Community based, Early clinical exposure dan Systematic). Dengan demikian, diharapkan mahasiswa mampu belajar mandiri dan sistematis, dalam suatu kerangka pemahaman yang terintegrasi, dan berdasar pada masalah yang umum timbul dalam masyarakat.



Selayang Pandang Profil Prodi Kedokteran



Visi Prodi Kedokteran


Terwujudnya Universitas Islam Indonesia sebagai rahmatan lil'alamin (menjadi rahmat bagi sekalian alam, red.), memiliki komitmen pada kesempurnaan (keunggulan), risalah Islamiyah, di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat dan dakwah, setingkat universitas yang berkualitas di negara-negara maju.


Misi Prodi Kedokteran


Misi UII adalah menegakkan Wahyu Illahi dan Sunnah Nabi sebagai sumber kebenaran abadi yang membawa rahmat bagi alam semesta melalui pengembangan dan penyebaran ilmu pengetahuan, teknologi, budaya, sastra dan seni yang berjiwa Islam, dalam rangka membentuk cendekiawan muslim dan pemimpin bangsa yang bertakwa, berakhlak mulia, berilmu amaliah dan beramal ilmiah, yang memiliki keunggulan dalam keislaman, keilmuan, kepemimpinan, keahlian, kemandirian dan profesionalisme.


Status Akreditasi Prodi Kedokteran


Akreditasi Program Studi Kedokteran di Universitas ini adalah bernilai A (sangat baik), berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Tinggi (BAN-PT) No. 024 Tahun 2012 yang berlaku s.d. tahun 2017.


Sumber :Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Tinggi (BAN-PT) - Kemdikbud


Untuk mengetahui secara lebih lengkap mengenai Akreditasi BAN-PT Prodi Kedokteran Universitas Islam Indonesia (UII), Passing Grade Prodi Kedokteran, Sekilas Profil, Macam-macam Seleksi Kedokteran, atau Mata Ujian Seleksi Kedokteran yang diteskan dalam Seleksi Kedokteran, bisa anda unduh filenya disini.

Semoga informasi yang kami sajikan bisa membantu melengkapi referensi yang ada, Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!



Sumber:
- fk.ujiantulis.com
- uii.ac.id
Read more

Ujian Masuk Kedokteran Unila TA 2015/2016

Posted by Online Consultant

Untuk dapat menduduki bangku kuliah di Jurusan Kedokteran Universitas Lampung, para pelajar yang minat ke FK Unila haruslah menempuh berbagai seleksi atau ujian yang digelar di PTN ini. Macam-macam Seleksi Kedokteran di Unila, misalnya Snmptn, Sbmptn, jalur kemitraan, dan lain-lain.

Untuk jalur kemitraan, proses penerimaan diawali dengan penandatanganan kontrak kerjasama dengan berbagai instansi pemerintah dan swasta di Lampung. Sebab, dari sekian peserta calon mahasiswa tersebut dibiayai oleh belasan bahkan puluhan institusi atau perusahaan asal Lampung. Artinya, ke-20 perusaahaan itu yang akan membayar semua pembiayaan untuk minimal delapan semester perkuliahan.

Humas Penerimaan Mahasiswa Jalur Kemitraan Unila Muhamad Komarudin mengatakan, para calon mahasiswa tersebut berasal dari berbagai instansi di Lampung, seperti PT Sweet Indo Lampung, Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lampung, GGP, DPRD Bandar Lampung, Dinas Pendidikan Bandar Lampung, Ummi Health, Dinas Binamarga, BPJS Lampung Utara, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, Dinas Kesehatan Lampung Utara, dan PT Wahana Semesta Lampung.

Untuk tahun akademik 2014/2015, dari 77 calon mahasiswa, fakultas kedokteran (FK) menduduki posisi pertama atau fakultas yang paling banyak menerima mahasiswa dari jalur kemitraan, yaitu sebanyak 41 orang.


Jadwal Seleksi PMB Universitas Universitas Lampung



No.Jalur Penerimaan PendaftaranSeleksi Pengumuman
1 Snmptn Unila Sekitar minggu ketiga Februari – akhir Maret 2015Proses Seleksi Sekitar awal April – akhir Mei 2015 Sekitar akhir Mei 2015
2 Sbmptn Unila Sekitar 12 Mei – 6 Juni 2015Sekitar 17 Juni 2015 Sekitar 16 Juli 2015
3 Seleksi UML & Paralel Sekitar 11 s.d. 22 Juli 2015Sekitar 24 Juli 2015 Sekitar Agustus 2015
4 Seleksi PMPD Sekitar 21 Juli s.d. 12 Agustus 2015Sekitar 14 Agustus 2015 Sekitar 19 Agustus 2015
5 Seleksi PMPAP Sekitar 7 s.d. 24 Juli 2015Tes Wawancara Sekitar 11 s.d. 13 Agustus 2015 Sekitar 19 Agustus 2015


Syarat Mengikuti Program PMPAP 2015

1. Berasal Dari Lulusan SMA Di Provinsi Lampung
2. Lulus dari Satuan Pendidikan dan Ujian Nasional SMA/MA/SMK/MAK atau yang setara tahun 2013, 2014, dan 2015. Lulusan tahun 2012 dan 2013 memiliki ijazah SMA/MA/SMK/MAK atau yang setara dan lulusan tahun 2015 sekurang-kurangnya telah memiliki Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) dari Kepala Sekolah yang dilengkapi dengan pasfoto terbaru yang bersangkutan dan dibubuhi cap sekolah.
3. Mendaftar Secara Online dilaman http://pmpap.unila.ac.id
4. Pendapatan kotor gabungan orangtua/wali sebesar-besarnya Rp. 3.000.000,00 setiap bulan atau untuk yang lebih dari RP. 3.000.000,00 perbulan maka pendapatan kotor gabungan orangtua/wali dibagi jumlah anggota keluarga yang menjadi tanggungan sebesar-besarnya Rp. 600.000,00 setiap bulannya.
5.Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses pembelajaran di perguruan tinggi.
6. Tidak buta warna bagi program studi tertentu.
7. Tidak pernah tinggal kelas selama tiga tahun berturut-turut.
8. Surat Keterangan dari kepala sekolah yang menerangkan bahwa calon mahasiswa yang mendaftar memiliki prestasi akademik ( masuk peringkat 10 (sepuluh) besar di kelas) sehingga layak mengikuti seleksi.
9. Surat keterangan pendapatan orang tua yang dikeluarkan oleh Lurah/Kepala/Kepala Dusun/ Instansi tempat orang tua bekerja,
10. Foto copy rekening listrik (bulan terakhir), foto copy bukti pembayaran PBB, surat keterangan Tidak Mampu dari lurah/kepala desa, fotocopy Kartu keluarga yang telah dilegalisir oleh Lurah/Kepala Desa/Kepala Dusun.
11. Pendidikan orangtua / wali setinggi-tingginya S1 (Strata 1) atau Diploma 4
12. Foto copy surat keterangan akreditasi sekolah yang dilegalisir oleh kepala sekolah


Sebagai kabar baik, bahwa bagi anak IPS yang pengen kuliah di Kedokteran di Universitas Lampung itu bisa asal jalur yang ditempuhnya adalah Snmptn atau Sbmptn. Sedangkan yang melalui UML apabila kedapatan ada calon mahasiswa dari jurusan IPS maka langsung ditolak. Demikian seperti dijelaskan oleh Dekan Fakultas Kedokteran Unila, Dr Sutiyarso.

Untuk mengetahui secara lebih lengkap mengenai Ragam Seleksi Kedokteran di Universitas Lampung, atau Mata Ujian Seleksi Kedokteran yang diujikan dalam Seleksi Kedokteran, bisa anda unduh filenya disini.

Semoga informasi yang kami sajikan bisa membantu para peminat jurusan kedokteran Universitas Lampung, Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!



Sumber:
- fk.ujiantulis.com
- unila.ac.id
Read more

Mengenal Fakultas Kedokteran Unila

Posted by Online Consultant

Cita-cita masyarakat Lampung untuk memiliki sebuah Universitas negeri yang berdiri sendiri dapat terkabul sekitar tahun 1965. Dengan diterbitkanya surat Keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan (PTIP) nomor 195 tahun 1965 yang menyatakan bahwa sejak tanggal 23 September 1965 berdiri Universitas Lampung (Unila), disambut dengan gembira oleh masyarakat Lampung.

Pada saat itu Unila baru memiliki dua Fakultas yaitu Fakultas Hukum dan Ekonomi, belum punya Fakultas Kedokteran Universitas Lampung. Kusno Danupoyo yang pada saat itu sebagai Gubernur/KDH Propinsi Lampung diangkat sebagai pejabat Ketua Presedium Universitas Lampung.

Universitas Lampung (Unila) baru mendapatkan izin menyelenggarakan Program Pendidikan Dokter yang Tahun ajaran 2002/2003 dan mulai menerima Mahasiswa baru. Hal tersebut berdasar pada SK Dikti Nomor 3195/D/I/2003 Unila mendapat izin menyelenggarakan Program Pendidikan Dokter yang Tahun ajaran 2002/2003 di Universitas Lampung (Unila).

Fakultas Kedokteran Unila resmi disahkan sesuai dengan SK Menpan nomor 8/439/M.PAN-RB/2/2011 tanggal 16 Februari 2011. Dengan demikian saat ini Unila memiliki 8 fakultas, yaitu : Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Pertanian, Fakultas Tehnik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengatahuan Alam, Fakultas Kedokteran

Walaupun Fakultas Kedokteran Universitas Lampung termasuk baru (sekitar 11-tahanan) namun sudah meraih akreditasi A untuk Prodi Kedokteran. Suatu capaian yang termasuk bagus.

Untuk mengenal profil, Akreditasi BAN-PT Prodi Kedokteran Unila, Passing Grade Prodi Kedokteran, Sekilas Profil, Macam-macam Seleksi Kedokteran, atau Mata Ujian Seleksi Kedokteran yang diteskan dalam Seleksi Kedokteran, berikut kami sampaikan hasi review kami untuk anda yang membutuhkan informasi yang kredibel. Semoga berkenan!


Selayang Pandang Profil Prodi Kedokteran Universitas Lampung


Menurut data yang dirilis FK Unila, bahwa hingga Juni 2012 total lulusan dokter dari Fakultas Kedokteran Universitas Lampung (FK Unila) berjumlah 250 orang. Telah ada delapan angkatan yang diluluskan sejak angkatan pertama di tahun 2008. Uji Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI) yang diikuti oleh sarjana kedokteran lulusan Unila selalu menembus angka kelulusan lebih dari 90 persen.


Visi Prodi Kedokteran


Unila telah menetapkan tekad untuk melanjutkan dharma membangun Unila dan bangsa secara bersama-sama. Dengan keteguhan hati, dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Unila 2005-2025 telah ditetapkan visi Unila yaitu :
" Pada Tahun 2025 Unila Menjadi Perguruan Tinggi Sepuluh Terbaik di Indonesia."


Misi Prodi Kedokteran


Sejalan dengan misi pembangunan pendidikan nasional serta kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Unila telah pula menetapkan misi dalam RPJP Unila 2005-2025, yaitu :

1. Mewujudkan penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi yang berkualitas.
2. Mewujudkan budaya akademik yang kondusif, dinamis, dan bermoral.
3. Mewujudkan tata kelola organisasi Unila yang baik (good university governance).
4. Mewujudkan aksesibillitas dan ekuitas pendidikan tinggi.
5. Menjadi agen perubahan dan menjaga kebenaran dan keadilan bagi kepentingan masyarakat.
6. Mewujudkan kerjasama dengan berbagai pihak antara lain pemerintah, masyarakat, dunia usaha, lembaga nonpemerintah, dalam dan luar negeri, yang saling memberikan manfaat secara berkelanjutan.


Status Akreditasi Prodi Kedokteran


Akreditasi Program Studi Kedokteran di Universitas Lampung adalah bernilai A, berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Tinggi (BAN-PT) No. 051/SK/BAN-PT/Ak-XV/S/II/2013 Tahun 2013 yang berlaku s.d. tanggal 14 Pebruari tahun 2018.


Sumber :Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Tinggi (BAN-PT) - Kemdikbud


Untuk mengetahui secara lebih lengkap mengenai Akreditasi BAN-PT Prodi Kedokteran Universitas Lampung, Passing Grade Prodi Kedokteran, Sekilas Profil, Macam-macam Seleksi Kedokteran, atau Mata Ujian Seleksi Kedokteran yang diteskan dalam Seleksi Kedokteran, bisa anda unduh filenya disini.

Semoga informasi yang kami sajikan bisa membantu melengkapi referensi yang ada, Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!


Sumber:
- fk.ujiantulis.com
- unila.ac.id
Read more

Mengenal Kedokteran Unisba Pencetak Dokter Peneliti dan Pembaharu

Posted by Online Consultant on Sunday, December 28, 2014

Universitas Islam Bandung (Unisba) merupakan salah satu perguruan tinggi swasta Islam yang terkemuka yang berlokasi di kota dengan julukan "Parijs van Java" yaitu Bandung. Unisba berdiri atas gagasan para tokoh umat Islam dan tuntutan masyarakat Jawa Barat akan perguruan tinggi yang bernafaskan Islam dan melahirkan intelektual muslim.

Cikal Bakal Unisba diawali dengan lahirnya perguruan Islam Tinggi (PIT) pada 15 November 1958, yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Islam (YPI) dan sekarang berganti menjadi Yayasan Unisba. Fakultas yang pertama kali didirikan adalah Fakultas Syari’ah pada tahun 1958, kemudian Fakultas Ushuludin (sekarang Fakultas Dakwah) dan Fakultas Tarbiyah (Pendidikan Agama Islam) pada tahun 1961.

Sedangkan Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Islam Bandung baru didirikan tahun 2004. Tahap pendidikan terbagi atas Pendidikan Sarjana Kedokteran dan Pendidikan Profesi Dokter. Perkuliahan akan berlangsung di kampus, rumah sakit dan praktek di lapangan dengan metode pembelajaran Problem Based Learning, dimana mahasiswa sejak duduk di semester awal akan belajar secara integrasi dalam blok-blok yang menggunakan pendekatan tutorial 7 langkah (seven jump). Sedangkan Pendidikan Profesi Dokter akan berlangsung penuh di rumah sakit umum daerah.

Sebagai informasi yang sangat penting, kurikulum di FK UNISBA lahir melalui pemikiran dan pertimbangan yang sangat mendalam, terutama dalam memenuhi kebutuhan dunia kesehatan saat ini dan menjawab tantangan di masa mendatang. Kurikulum yang ada pun harus diselaraskan dengan visi dan misi FK Unisba. Dengan menekankan pada pencapaian kompetensi, kurikulum memberikan stimulasi kepada mahasiswa untuk aktif dalam proses pembelajaran, kritis dalam memahami materi pelajaran, profesional dalam pengelolaan pasien, dan berempati secara tulus.

Sejak awal berdirinya, Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung mulai menerapkan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) dengan metode pendekatan Problem Based Learning (PBL). Kompentensi yang dimaksud adalah kompetensi yang telah ditetapkan oleh Konsil Kedokteran Indonesia. Sedangkan pendekatan problem based learning yang digunakan adalah utamanya dengan tutorial tujuh langkah (seven jump) dengan menggunakan skenario sebagai pemicu pembelajaran. Strategi pembelajaran lain tetap digunakan secara proporsional.


Selayang Pandang Profil Prodi Kedokteran UNISBA


Unisba didukung oleh dosen-dosen yang sudah banyak memperoleh hibah kompetisi dibidang penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dari Diknas dan Depag. Serta dosen-dosen yang mempunyai kualifikasi akademik rata-rata Magister.Di samping itu, berbagal prestasi diraih para mahasiswa di antaranya; menjuarai MTQ Hafalan Hadits tingkat ASEAN, LKTI Beasiswa Djarum tingkat regional, MTQ Hafalan Al-Quran tingkat nasional, Olimpiade Bahasa Arab Tingkat Nasional, dan Presentasi Terbaik Karya Ilmiah pada The 63rdAnnual Congress of the Japan Society of Obstetrics and Gynecology tingkat Internasional.


Visi Prodi Kedokteran


Menjadi Program Studi yang terkemuka, pelopor pembaharuan pemikiran dalam konsep pelayanan kesehatan, pengembangan keilmuan di bidang kedokteran, serta dapat menghasilkan dokter yang kompeten, profesional dan berakhlaqul karimah yang bermanfaat bagi diri sendiri, ummat, bangsa dan negara


Misi Prodi Kedokteran


Menyelenggarakan proses pendidikan yang menghasilkan dokter yang Mujahid (pejuang/pekerja keras), Mujtahid (peneliti), dan Mujaddid (pembaharu) yang berakhlakul karimah, memegang teguh etik dan humaniora serta profesionalitas, khususnya di bidang kesehatan masyarakat (dengan keunggulan spesifik di bidang kesehatan industri).


Pencapaian Prodi Kedokteran Unisba



- Intan Arfianty, poster presentation in ISCOMS (International Conference of Biomedical Sciences) seminar, The Netherlands, 2011.
- Dony Septiana Rosady, First Winner in National Debate Competition (Faculty of Communication Unisba), 2010.
- Irpan Paturrahman, 1st Winner of poster presentation on Bandung International Tropical Infection, 2011.
- Arifa Rakhmana The best oral presentation in International Session at the 63rd Annual Congress of The Japan of Obstetrics and Gynecology, 2011.
- Nanda Putri Ramadhani, poster presentation in International Session at the 63rd Annual Congress of The Japan of Obstetrics and Gynecology.
- Widi Nugraha Hadian, Climate Change Advocacy Training Session at the 59th International Federation of Medical Student’s Associations (IFMSA) conferrence .


Program Studi Pendidikan Dokter Unisba bertujuan untuk mencetak dokter-dokter profesional, berakhlak mulia, mandiri dan mampu bekerja interdisipliner adalah proses panjang yang membutuhkan pengabdian dan kerja keras. Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung (FK UNISBA) sangat menyadari hal tersebut sehingga kurikulum merupakan sebuah isu yang sangat penting bagi kami.


Status Akreditasi Prodi Kedokteran


Akreditasi Program Studi Kedokteran di Universitas Islam Bandung (Unisba) adalah bernilai B (baik), berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Tinggi (BAN-PT) No. 003/SK/BAN-PT/Akred/S/I/2014 Tahun 2014 yang berlaku s.d. tanggal 09 Januari 2019.


Sumber :Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Tinggi (BAN-PT) - Kemdikbud


Gedung Perkuliahan

Unisba yang mengelola PSPD menempati gedung di jalan Hariangbanga No. 2 Bandung dengan luas tanah dan luas bangunan seluas 931 m2 di kampus terpadu yang representatif untuk kegiatan perkuliahan, diskusi tutorial, kegiatan laboratorium dan ketrampilan klinik.

Sarana dan prasarana yang dimiliki oleh Universitas Islam Bandung secara umum dapat dipergunakan oleh seluruh bagian yang ada di Universitas Islam Bandung, namun pemanfaatan ini ada yang khusus dimanfaatkan untuk bagian tertentu dan ada sarana yang dapat dipergunakan oleh seluruh bagian yang ada dalam Universitas Islam Bandung. Sarana yang dapat digunakan oleh seluruh bagian yang ada di Universitas Islam Bandung dikelola langsung oleh bagian administrasi umum dan dapat dipergunakan oleh seluruh bagian yang ada di Universitas Islam Bandung seperti: gedung perkuliahan, aula, student centre, mobil operasional universitas, sarana perkuliahan (overhead projector, viewer, laboratorium bahasa, wireless, dan sebagainya). Sedangkan pemanfaatan khusus untuk bagian tertentu seperti laboratorium, ruang perkantoran, dan mobil operasional fakultas.

Untuk mengetahui secara lebih lengkap mengenai Akreditasi BAN-PT Prodi Kedokteran PTS, Passing Grade Prodi Kedokteran, Sekilas Profil, Macam-macam Seleksi Kedokteran, atau Mata Ujian Seleksi Kedokteran yang diteskan dalam Seleksi Kedokteran, bisa anda unduh filenya disini.

Semoga informasi yang kami sajikan bisa membantu melengkapi referensi yang ada, Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!



Sumber:
- fk.ujiantulis.com
- unisba.ac.id
Read more