Mengenal 9 Prodi Kedokteran (Fakultas Kedokteran) Baru

Posted by Online Consultant on Thursday, March 15, 2018

Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) telah mencabut moratorium izin pembukaan fakultas kedokteran (FK). Sejak 4 September 2017. Namun, ternyata perizinan pembukaan FK baru masih sulit didapatkan oleh perguruan tinggi.

Menristekdikti Mohamad Nasir mengatakan, kondisi ini disebabkan jumlah dosen di bidang kedokteran masih sangat minim. Dalam triwulan I tahun 2018 ini, Kemenristekdikti baru memberikan surat keputusan (SK) pembukaan FK baru kepada dua kampus. Yakni, Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (Uhamka), Jakarta dan Universitas Gunadarma, Jawa Barat.

Mantan rektor Universitas Diponegoro (Undip) itu menceritakan sewaktu pertama menjabat Menristekdikti, perguruan tinggi yang masuk kategori A baru 19 perguruan tinggi (PT). Padahal, saat itu ada 4.579 perguruan tinggi. Kemudian, dengan menerapkan sistem Wasdampim (Pengawasan, Pendampingan, dan Pembinaan), akhirnya dari 19 PT hanya ada 1 atau 2 perguruan tinggi swasta (PTS). Sampai akhir 2017 sudah 65 perguruan tinggi yang sudah terakreditasi A.

Selanjutnya, setelah pencabutan moratorium izin pembukaan FK pada 4 September 2017 lalu, Nasir mengaku banyak perguruan tinggi yang mengajukan pembukaan FK baru. Akan tetapi, pihaknya tetap harus melakukan verifikasi secara ketat. Menurutnya, program studi (prodi) kedokteran merupakan salah satu prodi yang harus menghasilkan lulusan berkualitas, mengingat berkaitan dengan manusia.

Menurutnya, pemerintah juga tidak bisa sembarangan memberi izin. Kalau yang mengajukan sih banyak karena kampusnya dianggap memiliki nilai tambah tinggi. Tapi, bagi kami itu tidak cukup. Perguruan tinggi harus bisa hasilkan lulusan yang baik, termasuk dosennya, infrastruktur, dan rumah sakit pendidikannya juga harus ada.

Diketahui, Kemenristekdikti telah membuka pendaftaran prodi kedokteran hingga 17 September 2017 lalu. Pencabutan moratorium izin prodi kedokteran didasarkan atas sejumlah evaluasi yang telah dilakukan perguruan tinggi serta jumlah dokter cukup, tetapi beberapa daerah mengalami kekurangan. Pemerintah melakukan moratorium sejak 14 Juni 2016.

Pada tahun-tahun sebelumnya Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir menyerahkan Surat Keputusan Program Studi (SK Prodi) Kedokteran Baru ke delapan universitas. Menurut Nasir, pengajuan ini sudah dilakukan mereka sejak 2015 lalu.

Adapun 8 (delapan) universitas yang mendapatkan Surat Keputusan Program Studi (SK Prodi) ini adalah sebagai berikut :

No.Nama Perguruan Tinggi Nama FakultasWebsite Resmi
1 Universitas Khairun Fakultas Kedokteranfk.unkhair.ac.id
2 Universitas Surabaya Fakultas Kedokteranubaya.ac.id
3 UIN Alauddin Makassar Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK)fkik.uin-alauddin.ac.id
4 Universitas Bosowa Makassar Fakultas Kedokteranmedical.universitasbosowa.ac.id
5 Universitas Ciputra Surabaya Fakultas Kedokteranwww.uc.ac.id/fk/
6 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Fakultas Kedokteran dan Ilmu-ilmu Kesehatan (FKIK)kedokteran.uin-malang.ac.id
7 Universitas Muhammadiyah Surabaya Fakultas Kedokteranfk.um-surabaya.ac.id
8 Universitas Wahid Hasyim Semarang Fakultas Kedokteranwww.unwahas.ac.id

Sebagai langkah pertama, Nasir menyatakan, prodi-prodi tentu baru mendapatkan akreditas C. Dengan kata lain, pihak universitas hanya boleh menerima 50 mahasiswa saja. Mahasiswa ini pun harus berasal dari jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) saat duduk di kelas menegah atas.

Selanjutnya yang ke-9 yaitu Fakultas Kedokteran Universitas Semarang (USM), yang menargetkan Fakultas Kedokteran yang didirikannya sudah bisa beroperasi dan menerima mahasiswa baru pada 2018 ini.

Menurut Wakil Rektor II USM Andi Kridasusila pada tahun lalu, bahwa FK USM masih tahap penyelesaian proses perizinan (penyelenggaraan FK.) di kementerian," kata Wakil Rektor II USM Andi Kridasusila di Semarang. Fasilitas gedung FK memang sudah jadi, tetapi sementara ini dipakai untuk kegiatan kuliah fakultas-fakultas yang lain, sembari merampungkan perizinan.

Sesuai dengan aturan dari kementerian, FK baru hanya bisa menerima maksimal 40 mahasiswa dalam satu angkatan. Akan tetapi, kalau sudah lama bisa menerima lebih. Meski demikian, Andi menjamin USM akan tetap memberikan kesempatan kepada semua kalangan untuk menempuh pendidikan kedokteran dengan biaya yang jauh lebih terjangkau.

Di lain pihak, Pemerintah meminta sejumlah prodi kedokteran memperbaiki akreditasi dari C ke B. Usulan perbaikan prodi juga disuarakan sejumlah lembaga kedokteran. Sebelum moratorium, pemerintah mencatat, terdapat 16 prodi kedokteran terakreditasi A, 34 terakreditasi B, dan 23 terakreditasi C. Pemerintah membentuk tim pendamping untuk perbaikan akreditasi prodi kedokteran di perguruan tinggi. Hasilnya, saat ini ada delapan prodi naik ke akreditasi B dari C.


Sumber-sumber:
- Republika
- Antara
- unkhair.ac.id
- um-surabaya.ac.id

Read more

Seleksi Jurusan Kedokteran Unsoed Tahun Akademik 2018/2019

Posted by Online Consultant on Wednesday, March 14, 2018

Untuk dapat kuliah di Jurusan Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman, para siswa peminat haruslah belajar dengan baik untuk mengantisipasi persaingan yang cukup tinggi. Pasalnya, Pendidikan kedokteran Unsoed masih menjadi favorit bagi calon mahasiswa baru Universitas Jenderal Soedirman. Padahal untuk masuk program studi ini, calon mahasiswa setidaknya harus merogoh kocek hingga Rp 200 juta.

Menurut Humas Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, Heru Buntiadi, dari 35 jurusan yang ditawarkan, pendidikan dokter paling banyak diminati untuk peserta jurusan Ilmu Pengetahuan Alam. Sedangkan untuk jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial, program studi akuntansi dianggap paling diminati.

Meskipun mahasiswa kedokteran nantinya akan ditarik dana Bantuan Operasional Pendidikan dan Pembangunan (BOPP) paling tinggi, namun minat calon mahasiswa tidak turun.

BOPP tersebut dibagi menjadi empat level yang harus dibayarkan saat mahasiswa masuk kuliah. Untuk level pertama, dana BOPP ditarik Rp 50 juta. Selanjutnya level dua Rp 100 juta, level tiga Rp 150 juta dan terakhir level empat Rp 200 juta. Pada Tahun Akademik 2018/2019, Unsoed diperkirakan akan menerima sekitar 5.000 mahasiswa baru.

Diperkirakan ada miliaran rupiah masuk ke Unsoed dari dana BOPP tersebut. Sebelum ditarik dana BOPP, sebelumnya Unsoed juga menarik dana serupa dengan nama dana Persatuan Orang Tua Mahasiswa (POM).

Untuk mengenal Macam-macam Seleksi Kedokteran di Universitas Jenderal Soedirman, beserta Mata Ujian Seleksi Kedokteran yang diujikan dalam Seleksi Kedokteran, berikut kami sampaikan hasi ulasan kami untuk anda yang membutuhkan informasi yang kredibel. Semoga berkenan!


Jalur Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Jenderal Soedirman Tahun Akademik 2018/2019 :

Seleksi penerimaan mahasiswa baru yang dilaksanakan oleh Universitas Jenderal Soedirman merupakan seleksi yang bersifat nasional (SNMPTN dan SBMPTN), dan seleksi mandiri (UMB PT dan SPMB Mandiri).

Seleksi nasional dilakukan serentak di seluruh perguruan tinggi di Indonesia sedangkan seleksi mandiri yang dilakukan bersama-sama dengan beberapa perguruan tinggi adalah UMB PT dan seleksi mandiri yang dilakukan oleh Unsoed sendiri adalah SPMB Mandiri.

Sedangkan SPMB Mandiri dilakukan setiap tahun dengan persentase sesuai dengan ketentuan nasional. Pada Tahun Akademik 2018/2019 Universitas Jenderal Soedirman akan menerima sekitar 10 persen dari daya tampung keseluruhan.

Tujuan penyelenggaraan SPMB Mandiri 2018 adalah guna menyeleksi dan memperoleh calon mahasiswa yang memiliki kemampuan akademik guna mengikuti dan menyelesaikan pendidikan di Unsoed dan memberi peluang bagi calon mahasiswa asal daerah di wilayah Banyumas dan sekitarnya untuk studi di Universitas Jenderal Soedirman.


Jadwal Seleksi Masuk Universitas Jenderal Soedirman Tahun Akademik 2018/2019


No.Jalur Penerimaan PendaftaranSeleksi Pengumuman
1 Snmptn Unsoed 21 Februari – 6 Maret 2018Proses Seleksi Sekitar Februari – Maret 2018 17 April 2018
2 Sbmptn Unsoed Pendaftaran online UTBC dan UTBK mulai tanggal 5 April 2018 pukul 08.00 WIB dan berakhir tanggal 27 April 2018 pukul 22.00 WIB.UTBC dan UTBK dilaksanakan pada hari Selasa, tanggal 8 Mei 2018 Selasa, 3 Juli 2018 mulai pukul 17.00 WIB
4 Seleksi Ujian Mandiri (UM) UNSOED Non Tulis 25 Juni - 06 Juli 2018Tanpa seleksi tertulis 26 Juli 2018
5 Seleksi Ujian Mandiri (UM) UNSOED Tulis 09 - 20 Juli 201824 Juli 2018 31 Juli 2018


Download contoh latihan soal Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman - Unsoed


No.Download Latihan Jenis Seleksi Contoh dan Jumlah Latihan Soal serta Pembahasannya
1 Silakan didownload Latihan Soal disini UM Unsoed Tes Potensi Akademik (5 soal)
1 Silakan didownload Pembahasan Soal disini UM Unsoed Tes Potensi Akademik (5 soal)
2 Silakan didownload Latihan Soal disini Sbmptn Tes Potensi Akademik (5 soal)
2 Silakan didownload Pembahasan Soal disini Sbmptn Tes Potensi Akademik (5 soal)
1 Silakan didownload Latihan Soal disini UMBPT Matematika Dasar (5 soal dan pembahasan)
2 Silakan didownload Pembahasan Soal disini UMBPT Matematika Dasar (5 soal dan pembahasan)


Untuk mengetahui secara lebih lengkap mengenai Ragam Seleksi Kedokteran di Universitas Jenderal Soedirman, atau Mata Ujian Seleksi Kedokteran yang diujikan dalam Seleksi Kedokteran, bisa anda unduh filenya disini.

Semoga informasi yang kami sajikan bisa membantu para peminat jurusan kedokteran Universitas Jenderal Soedirman, Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!



Sumber:
- fk.ujiantulis.com
- unsoed.ac.id
Read more

Akreditasi BAN-PT Prodi Kedokteran Gigi PTN SBMPTN dan SNMPTN 2018

Posted by Online Consultant on Tuesday, March 13, 2018

Untuk bisa mengikuti perkuliahan di Jurusan Kedokteran Gigi di Perguruan Tinggi Negeri (PTN), para siswa harus mengikuti beberapa jenis seleksi. Terdapat sejumlah seleksi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) misalnya SBMPTN. Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau SBMPTN merupakan seleksi yang dilakukan lewat ujian tulis dan dilakukan secara nasional secara bersama-sama.

Seleksi SBMPTN menggunakan tes tertulis dan tes ketrampilan sebagai sistem penilaian, sedangkan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tidak menyelenggarakan tes tertulis dan tes ketrampilan sebagai sistem penilaian, namun menggunakan rekam jejak prestasi / rapor di sekolahnya. SNMPTN menjadi tanggung jawab Pemerintah, sedangkan seleksi bentuk lain menjadi tanggung jawab MRPTNI dan/atau Rektor Perguruan Tinggi Negeri masing-masing. Sedangkan sisanya, terserah dari masing-masing PTN, dapat melalui SBMPTN maupun ujian Mandiri.


Kuliah di Jurusan Kedokteran Gigi nantinya kalau lulus akan menyandang gelar Dokter Gigi jika selanjutnya meneruskan kekhususan keahlian gigi dengan menempuh pendidikan Dokter gigi spesialis. Dokter gigi spesialis adalah dokter gigi yang mengkhususkan diri dalam suatu bidang ilmu kedokteran gigi tertentu. Seorang dokter gigi umum harus memperoleh gelar sarjana kedokteran gigi (SKG) selama kurang lebih 8 semester, dilanjutkan dengan kerja praktik di Rumah Sakit Gigi dan Mulut selama kurang lebih 2 tahun, serta setelah melewati berbagai ujian, barulah ia berhak memperoleh gelar dokter gigi (Drg).

Pendidikan profesi dokter gigi spesialis (PPDGS) merupakan program pendidikan profesi lanjutan dari pendidikan dokter gigi umum. Spesialisasi dokter gigi yang ada di Indonesia antara lain Spesialis Bedah Mulut (SpBM), Spesialis Kedokteran Gigi Anak (SpKGA), Spesialis Konservasi Gigi (SpKG), Spesialis Penyakit Mulut (SpPM), Spesialis Ortodonsia (SpOrt), Spesialis Periodonsia (SpPerio), Spesialis Prostodonsia (SpPros), dan Spesialis Radiologi Kedokteran Gigi (SpRKG) yang harus ditempuh selama 5 semester. Keahlian yang dimiliki oleh seorang SpRKG adalah menganalisa dan menginterpretasikan gambaran radiologi gigi.


Selanjutnya sebelum anda menentukan program studi Kedokteran Gigi di perguruan tinggi negeri (PTN) dengan seleksi PTN seperti Sbmptn, Snmptn, atau jalur lainnya penting untuk mengetahui akreditasinya. Usaha tersebut berdasar pada suatu pemikiran bahwa akreditasi yang termasuk baik akan menumbuhkan keyakinan terhadap program studi Kedokteran Gigi yang diharapkannya.


Berikut kami sampaikan info Akreditasi Kedokteran Gigi di PTN Peserta Sbmptn dan Snmptn 2018, semoga berkenan:


Akreditasi Kedokteran Gigi di PTN



No.WIL.StrataPerguruan Tinggi NegeriProgram StudiNo.SKThn.SKPeringkatTgl. Daluwarsa (tgl-bln-thn)
1 03 S1 Universitas Airlangga, Surabaya Kedokteran Gigi 042 2011 A 21-01-2016
2 01 S1 Universitas Andalas, Padang Pendidikan Dokter Gigi 106/SK/BAN-PT/Ak-XV/S/IV/2013 2013 C 04-04-2018
3 03 S1 Universitas Brawijaya, Malang Pendidikan Dokter Gigi 037 2011 C 11-11-2016
4 02 S1 Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta Pendidikan Dokter Gigi 003 2010 A 20-02-2015
5 04 S1 Universitas Hasanuddin, Makassar Pendidikan Dokter Gigi 031 2012 A 18-10-2017
6 01 S1 Universitas Indonesia, Jakarta Pendidikan Dokter Gigi 027 2011 A 29-09-2016
7 03 S1 Universitas Jember, Jember Pendidikan Dokter Gigi 050 2012 B 20-01-2017
8 02 S1 Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto Pendidikan Dokter Gigi 106/SK/BAN-PT/Ak-XV/S/IV/2013 2013 B 04-04-2018
9 03 S1 Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin Pendidikan Dokter Gigi 032 2012 C 18-10-2017
10 01 S1 Universitas Padjadjaran, Bandung Pendidikan Dokter Gigi 017 2012 A 29-06-2017
11 04 S1 Universitas Sam Ratulangi, Manado Pendidikan Dokter Gigi 032 2012 C 18-10-2017
12 01 S1 Universitas Sriwijaya, Palembang Pendidikan Dokter Gigi 240/SK/BAN-PT/Ak-XVI/S/XI/2013 2013 C 29-11-2018
13 01 S1 Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh Pendidikan Dokter Gigi 025 2011 C 23-09-2016



Dari sejumlah PTN Sbmptn yang membuka prodi Kedokteran Gigi, jurusan yang berakreditasi A diantaranya UI, UGM, Unpad, Unand, dan Universitas Airlangga, Surabaya.


Semoga bermanfaat, Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!


Sumber:
- BAN-PT Kemdikbud
- Ujiantulis.com
Read more

Akreditasi dan Profil Jurusan Kedokteran UIN Jakarta

Posted by Online Consultant

Walaupun termasuk baru, Fakultas Kedokteran Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, namun karena peningkatan kuantitas dan kualitas yang cukup signifikan, jurusan medis ini popularitasnya menanjak. Selain itu keberadaan FK UIN Jakarta, yang notabene adalah Perguruan Tinggi Negeri yang ada di Ibukota Jakarta. UIN Jakarta juga ikut menyelenggarakan seleksi nasional PTN semacam Snmptn dan Sbmptn.

Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta memiliki 4 (empat) Jurusan, yakni :


1. Kesehatan Masyarakat

Jurusan Kesehatan Masyarakat bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang mampu dalam mengintegrasikan ilmu kesehatan dengan keislaman untuk memenuhi kebutuhan sarjana kesehatan yang Islami yang bersedia bekerja di seluruh pelosok tanah air. Gelar akademik yang diperoleh adalah Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM).

2. Program Studi Farmasi

Jurusan Farmasi bertujuan menghasilkan lulusan yang profesional dalam bidangnya dan memiliki kemampuan untuk bekerja dalam berbagai bidang, pelayanan kesehatan (pemerintah, apotik dan rumah sakit), pendidikan (perguruan tinggi dan sekolah kejuruan), lembaga-lembaga penelitian dan lain-lain. Serta dapat menerapkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan agama Islam, IPTEK, dan seni yang dijiwai oleh nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan. Gelar Akademik yang diperoleh adalah Sarjana Farmasi (S.Far).

3. Program Studi Pendidikan Dokter

Jurusan Pendidikan Dokter diharapkan dapat menghasilkan lulusan dokter yang berkualitas, beriman dan bertaqwa, memiliki keunggulan kompetitif dan komparatif dalam persaingan global, mampu mengintegrasikan ilmu kedokteran dan ilmu pengetahuan Islam, serta berkontribusi secara nyata dalam peningkatan kualitas hidup bangsa. Gelar Akademik yang diperoleh adalah Sarjana Kedokteran (S.Ked) dan setelah menjalani program profesinya maka gelar yang diperoleh adalah dokter (dr.).

4. Program Studi Ilmu Keperawatan

Jurusan Ilmu Keperawatan bertujuan untuk menghasilkan lulusan berkualitas yang dapat menjadi tenaga ahli terampil di bidang keperawatan, beriman dan bertaqwa, berintegritas tinggi, berwawasan luas, dan profesional, berdasarkan relevansi dan kebutuhan pasar melalui peningkatan kualitas penelitian dan pendidikan serta berperan serta dalam pembangunan kesehatan masyarakat. Gelar Akademik yang diperoleh adalah Sarjana Keperawatan (S.Kp).


Selayang Pandang Profil Prodi Kedokteran


Kurikulum Prodi Kedokteran



Kurikulum Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggunakan kurikulum nasional yang berbasis kepada kompetensi, yaitu terdiri dari kompetensi dasar, utama dan pendukung. Kita akan memberi contoh Kurikulum Program Studi Pendidikan Dokter.

Kurikulum inti pendidikan dokter ditetapkan oleh Pemerintah (Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi) bersama dengan Kolegium Kedokteran Indonesia sebagai bagian dari IDI (Ikatan Dokter Indonesia) dan pengguna lulusan atau stake holder lainnya. Kurikulum Pendidikan Dokter di Program Studi Pendidikan Dokter PSPD) Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta dikembangkan dari Kurikulum Inti Pendidikan Dokter Indonesia III (KIPDI III) yaitu Kurikulum Nasional Berbasis Kompetensi (KBK) untuk Pendidikan Dokter Dasar, yang memberikan pelayan strata primer dengan pendekatan konsep dokter keluarga yang bersifat Islamik. Kurikulum ini merupakan perpaduan Kurikulum yang dikembangkan di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (KURFAK FKUI 2005) selaku Fakultas Pembina dengan Kurikulum yang bersifat Islamik yang merupakan kurikulum dasar dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.


Misi Prodi Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah


Berdaya saing tinggi dan terdepan dalam mengembangkan dan mengintegrasikan aspek keilmuan, keislaman dan keindonesiaan.


Visi Prodi Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah


1. Menghasilkan sarjana yang memiliki keunggulan kompetitif dalam persaingan global;
2. Meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendiidikan untuk mengembangkan dan mengitegrasikan aspek keislaman, keislaman dan keindonesiaan;
3. Meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian yang bermanfaat bagi kepentingan keilmuan dan kemasyarakatan;
4. Membangun good university governance dan manajemen yang profesional dalam mengelola sumber daya perguruan tinggi sehingga menghasilkan pelayanan prima kepada sivitas akademika dan masyarakat;
5.Membangun kepercayaan dan mengembangkan kerjasama dengan lembaga nasional, regional, maupun internasional.


Arah Pengembangan Prodi Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah


UIN Syarif Hidayatullah Jakarta telah menjadi jendela keunggulan akademis Islam Indonesia (window of academic exellence of Islam in Indonesia) dan barometer perkembangan pembelajaran, penelitian, dan kerja-kerja sosial yang diselenggarakan kaum Muslim Indonesia dalam berbagai bidang ilmu. Dalam kerangka memperkuat peranannya tersebut UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berkomitmen untuk mengembangkan diri sebagai Universitas Riset (Research University) dan Universitas Kelas Dunia (World Class University).

Universitas Riset dapat diartikan sebagai universitas yang menjadikan tradisi riset sebagai basis normatif aktivitas universitas. Secara operasional, universitas riset adalah universitas yang mengimplementasikan sistem pendidikan berbasis riset dengan menerapkan Kurkulum Berbasis Kompetensi (KBK) dan SKS secara utuh; keseluruhan aktivitas penelitian menerapkan standar ilmiah; penyelengaraan manajemen universitas mengacu pada penerapan total quality management (TQM); dan mengupayakan produk-produk unggulan perguruan tinggi yang diapresiasi publik.

Sedangkan Universitas Kelas Dunia, dapat diartikan bahwa pengembangan UIN Syarif Hidayatullah diarahkan untuk membangun jaringan kerjasama dengan universitas-universitas terkemuka di Dunia. Jaringan kersajama itu dirancang dalam berbagai tingkatan, baik pembelajaran dalam bentuk pertukaran mahasiswa (exchange students), penelitian, dan program-program pengabdian masyarakat (sosial services). Pada saat bersamaan pembangunan jaringan itu diharapkan dapat memberikan manfaat berupa pengakuan dunia internasional terhadap UIN syarif Hidayatullah Jakarta sebagai salah satu universitas berkualitas dunia.

Berbagai usaha atau ikhtiar untuk mencapai harapan itu terus dilakukan. Salah satu langkah UIN Syarif Hidayatullah mencapai harapan itu adalah penerapan ISO SMM 9001:2008. Dengan sertifikasi ini, artinya standar dan mutu pelayanan di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta telah berdasarkan dan mengikuti standar layanan internasional.


Status Akreditasi Prodi Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah


Berikut Akreditasi Prodi Kedokteran Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Tahun Akademik 2018/2019, beserta Akreditasi Prodi lainnya di lingkungan Fakultas Kedokteran Universitas.

No.WIL.StrataPerguruan TinggiProgram StudiNo.SKThn.SKPeringkatTgl. DaluwarsaStatus Daluwarsa
1 01 S1 Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Jakarta Farmasi 174/SK/BAN-PT/Ak-XVI/S/VIII/2013 2013 B 24-08-2018 masih berlaku
2 01 S1 Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Jakarta Ilmu Keperawatan 001 2009 C 14-03-2014 Kadaluarsa
3 01 S1 Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Jakarta Kesehatan Masyarakat 192/SK/BAN-PT/Ak-XVI/S/IX/2013 2013 B 21-09-2018 masih berlaku
4 01 S1 Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Jakarta Pendidikan Dokter 237/SK/BAN-PT/Ak-XVI/S/XI/2013 2013 B 22-11-2018 masih berlaku



Sumber :Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Tinggi (BAN-PT) - Kemdikbud


Untuk mengetahui secara lebih lengkap mengenai Akreditasi BAN-PT Prodi Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah, Passing Grade Prodi Kedokteran, Sekilas Profil, Macam-macam Seleksi Kedokteran, atau Mata Ujian Seleksi Kedokteran yang diteskan dalam Seleksi Kedokteran, bisa anda unduh filenya disini.

Semoga informasi yang kami sajikan bisa membantu melengkapi referensi yang ada mengenai FK UIN Syarif Hidayatullah, Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!



Sumber:
- fk.ujiantulis.com
- uinjkt.ac.id
Read more

Jalur Seleksi Fakultas Kedokteran UGM Tahun Akademik 2018/2019

Posted by Online Consultant

Setiap tahunnya Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada begitu diminati sekian banyak pelajar yang ingin meneruskan pendidikan di FK UGM yang terkenal dan favorit siswa/i. Walaupun banyak jenis seleksi yang bisa diikuti oleh calon mahasiswa, namun tak mudah menembus persaingan yang kompetitif. Namun meskipun persaingan di jurusan Kedokteran Universitas ini termasuk tinggi / ketat, disamping punya passing grade yang lumayan tinggi lebih dari 60 % namun tak menyurutkan semangat mereka yang ingin mengecap bangku kuliah di Prodi Kedokteran di salah satu Universitas Tertua di Republik Indonesia ini.

Untuk mengenal berbagai jalur Seleksi Kedokteran di Universitas Gadjah Mada, serta Mata Ujian Seleksi Kedokteran yang diujikan dalam Seleksi Kedokteran Universitas Gadjah Mada, berikut kami sampaikan hasi review kami untuk anda yang membutuhkan informasi yang kredibel. Semoga berkenan!



Jalur Seleksi PMB Universitas Gadjah Mada


Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN)


Universitas Gadjah Mada merupakan salah satu PTN (Perguruan Tinggi Negeri) yang mengikuti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), yang berdasar atas konsensus Pengurus Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia dengan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Sistem penerimaan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) adalah berdasarkan pada prestasi akademik siswa pesertanya di sekolah.

Sekolah yang berhak mengikutsertakan siswanya adalah SMA/SMK/MA/MAK yang mempunyai Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan yang mengisikan data prestasi siswa di Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Siswa yang berhak mengikuti seleksi adalah siswa yang memiliki rekam jejak prestasi akademik di PDSS, mempunyai Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan Nomor Ujian Nasional (NUN) serta mendaftarkan diri sebagai peserta SNMPTN.

Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN)


SBMPTN merupakan pola penerimaan berdasarkan hasil ujian tertulis yang dilaksanakan secara nasional.


Seleksi Penelusuran Bibit Unggul (PBU-SARJANA)


Seleksi Penelusuran Bibit Unggul UGM merupakan seleksi masuk UGM dengan menggunakan pola seleksi berdasarkan pada prestasi di bidang akademik dan non akademik. Pola ini bertujuan memberi kesempatan bagi lulusan SMA/SMK/MA/MAK tahun 2014 untuk mengikuti seleksi dengan memilih 2 (dua) program studi pada Program Sarjana. Adapun Seleksi Penelusuran Bibit Unggul yang diselenggarakan oleh UGM adalah sebagai berikut:

- Penelusuran Bibit Unggul Tidak Mampu (PBUTM)

Penelusuran Bibit Unggul Tidak Mampu (PBUTM) merupakan bentuk kepedulian terhadap siswa dengan kemampuan akademik tinggi tetapi tidak mampu secara ekonomi (pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga sebesar-besarnya Rp. 750.000,- setiap bulannya). Peserta dibebaskan dari biaya pendidikan selama 8 semester yang ditanggung oleh UGM, jika memenuhi prestasi yang ditetapkan dan dievaluasi setiap tahun.

- Penelusuran Bibit Unggul Kemitraan (PBUK)

Penelusuran Bibit Unggul Kemitraan (PBUK) diperuntukkan bagi putra-putri daerah yang memiliki komitmen tinggi dalam pembangunan daerah dan diusulkan serta dibiayai oleh Pemda, institusi pemerintah dan/atau perusahaan. Jalur seleksi ini merupakan bentuk kepedulian UGM terhadap pembangunan daerah melalui program kemitraan antara Pemda, institusi pemerintah dan/atau perusahaan yang ditunjukkan dengan adanya naskah perjanjian kerjasama dengan mitra yang masih berlaku.

- Penelusuran Bibit Unggul Berprestasi (PBUB)

Penelusuran Bibit Unggul Berprestasi (PBUB) diperuntukkan bagi siswa dengan kemampuan akademik disertai prestasi bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (pemenang olimpiade di bidang ilmu pengetahuan tingkat Nasional atau finalis tingkat Internasional) sesuai program studi yang dipilih, ditunjukkan dengan sertifikat kejuaraan.

- Penelusuran Bakat Olahraga dan Seni (PBOS)

Penelusuran Bakat Olahraga dan Seni (PBOS) diperuntukkan bagi siswa pemenang lomba di bidang olahraga atau seni di tingkat provinsi, nasional atau finalis tingkat internasional. Bidang olahraga dan seni yang dimaksud meliputi berbagai cabang olah raga prestasi.


Seleksi Ujian Tulis UGM (UTUL)


Seleksi Ujian Tulis UGM merupakan seleksi masuk UGM dengan menggunakan pola ujian tertulis yang diselenggarakan oleh UGM. Pola ini bertujuan memberikan kesempatan kepada lulusan SMA/SMK/MA/MAK tahun 2016, 2017 dan 2018 untuk mengikuti seleksi dengan memilih 3 (tiga) program studi pada Program Sarjana dan/atau Program Diploma (khusus UTUL Gelombang 1 Sekolah Vokasi).


Seleksi Program Internasional (International Undergraduate Program)


Seleksi Program Internasional merupakan pola seleksi penerimaan mahasiswa baru untuk siswa dan lulusan SMA/SMK/MA/MAK/A-Level/Pra-Universitas yang ingin melanjutkan pendidikan pada Program Internasional di UGM. Jadwal seleksi dan informasi lebih lanjut klik disini.


Jadwal Seleksi Masuk Universitas Gadjah Mada - UGM |


No.Jalur Penerimaan PendaftaranSeleksi Pengumuman
1 Snmptn UGM 21 Februari – 6 Maret 2018Proses Seleksi Sekitar Februari – Maret 2018 17 April 2018
2 Sbmptn UGM Pendaftaran online UTBC dan UTBK mulai tanggal 5 April 2018 pukul 08.00 WIB dan berakhir tanggal 27 April 2018 pukul 22.00 WIB.UTBC dan UTBK dilaksanakan pada hari Selasa, tanggal 8 Mei 2018 Selasa, 3 Juli 2018 mulai pukul 17.00 WIB
3 Jalur Seleksi Mandiri Informasi mengenai seleksi mandiri UGM akan disampaikan melalui laman ini pada minggu ke-3 bulan Maret 2018.-- --


Download contoh latihan soal Kedokteran Universitas Gadjah Mada - UGM


No.Download Latihan Jenis Seleksi Contoh dan Jumlah Latihan Soal serta Pembahasannya
1 Silakan didownload Latihan Soal disini UM UGM Tes Potensi Akademik (5 soal)
1 Silakan didownload Pembahasan Soal disini UM UGM Tes Potensi Akademik (5 soal)
2 Silakan didownload Latihan Soal disini Sbmptn Tes Potensi Akademik (5 soal)
2 Silakan didownload Pembahasan Soal disini Sbmptn Tes Potensi Akademik (5 soal)


Untuk mengetahui secara lebih lengkap mengenai Ragam Seleksi Kedokteran di Universitas Gadjah Mada, atau Mata Ujian Seleksi Kedokteran yang diujikan dalam Seleksi Kedokteran, bisa anda unduh filenya disini.

Semoga informasi yang kami sajikan bisa membantu para peminat jurusan kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM), Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!



Sumber:
- fk.ujiantulis.com
- ugm.ac.id
Read more

Profil Fakultas Kedokteran UGM Menuju Fakultas Riset Berkelas Dunia

Posted by Online Consultant on Monday, March 12, 2018

Universitas Gadjah Mada atau UGM yang berlokasi Kampus di Bulaksumur, Yogyakarta secara resmi didirikan 4 tahun pasca Republik Indonesia mencapai kemerdekaannya. Tepatnya pada tanggal 19 Desember 1949 berdirilah UGM sebagai Universitas yang bersifat nasional.

Selain itu Universitas Gadjah Mada juga berperan sebagai pengemban Pancasila dan Universitas pembina di Indonesia Pada saat didirikan, Universitas Gadjah Mada hanya memiliki enam fakultas, sekarang memiliki 18 Fakultas, satu sekolah Pascasarjana (S-2 dan S-3), dan satu Sekolah Vokasi. Universitas Gadjah Mada termasuk universitas yang tertua di Indonesia, berlokasi di Kampus Bulaksumur Yogyakarta. Sebagian besar fakultas dalam lingkungan Universitas Gadjah Mada terdiri atas beberapa jurusan/bagian dan atau program studi. Kegiatan Universitas Gadjah Mada dituangkan dalam bentuk Tri Dharma Perguruan Tinggi yang terdiri atas Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat.

Diantara 6 (enam) fakultas yang pertama kali didirikan, Fakultas Kedokteran merupakan Fakultas Kedokteran tertua di Indonesia yang berdiri pada tanggal 5 Maret 1946.

Untuk mengenal profil, Akreditasi BAN-PT Prodi Kedokteran PTN, Passing Grade Prodi Kedokteran Universitas Gadjah Mada, Sekilas Profil, janis-jenis Seleksi Kedokteran yang diselenggarakan, serta sejumlah Mata Ujian Seleksi Kedokteran yang diujikan pada calon mahasiswa dalam Seleksi Kedokteran, berikut kami sampaikan hasi kerja kami untuk anda yang bersumber pada informasi yang terpercaya. Semoga bisa membantu para pengunjung!


Program Studi yang dibuka di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada


Program Sarjana yang sudah dibuka di UGM adalah :


Prodi Kedokteran Reguler


Penjelasan tentang Prodi Kedokteran di bagian bawah artikel ini.


Prodi Kedokteran International


Pada program internasional, perkuliahan diselenggarakan dengan menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar. Demikian pula, kurikulum program internasional telah dirancang dalam kurikulum medis lima tahun dengan tambahan satu atau dua tahun untuk menjalankan program intership di rumah sakit. Pendaftar program internasional diseleksi melalui tes kognitif, non kognitif, dan tes kompetensi bahasa Inggris yang diselenggarakan oleh FK UGM bekerja sama dengan IIEF (Indonesian International Education Foundation) Jakarta.

Tahapan Perkuliahan:

1. Program Pendidikan Sarjana (PPS)
- Lama studi 3,5 tahun
- Beban studi 156 SKS termasuk skripsi
- Lulusan diberi gelar Sarjana Kedokteran (S.Ked)

2. Program Kepaniteraan Klinik (PKK)
- Lama studi 2 tahun setelah lulus Program Pendidikan Sarjana
- Beban Studi 35 SKS
- Lulusan diberi gelar dokter (dr) / Medical Doctor (MD)


Prodi Ilmu Keperawatan


Perawat merupakan tenaga kesehatan yang juga memiliki peran dalam mengatasi kesehatan bangsa. Melihat peluang ini, FK UGM mengemban tugas menghasilkan ners yang memiliki kemampuan akademik profesional untuk mengelola asuhan keperawatan yang berkualitas, baik di pelayanan kesehatan Rumah Sakit, masyarakat maupun institusi pendidikan dan kemampuan manajerial di bidang keperawatan yang handal, berstandar internasional, etis, humanis, dan berbudaya. Program Pendidikan Ners FK UGM meliputi program pendidikan akademik (sarjana keperawatan) dan program pendidikan profesi (ners).

Tahapan Perkuliahan

- Lama studi 11 semester (8 semester kegiatan kuliah dan 3 semester profesi/internship)
- Beban studi 147 SKS
- Lulusan diberi gelar Sarjana Keperawatan (S.Kep/Ners)


Prodi Gizi dan Kesehatan



Program Studi Ilmu Gizi Kesehatan FK UGM dirancang untuk menghasilkan Sarjana Gizi Kesehatan yang mempunyai kemampuan ilmiah dan praktis dalam mengatasi permasalahan kesehatan yang berkaitan dengan gizi. Pendidikan Dietetic Internship sebagai bagian dari proses pendidikan bertujuan menghasilkan tenaga profesi gizi yang bermoral dan berintegritas tinggi terhadap kepentingan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi penanganan gizi.

Program ini ditujukan bagi lulusan SMA/MA sederajat. Selama pendidikan, mahasiswa harus menjalani perkuliahan dengan kurikulum 4 tahun penuh dan 1 tahun pendidikan profesi. Metode pengajaran meliputi kombinasi tutorial, latihan praktik di laboratorium, studi kasus, seminar, belajar mandiri, studi literatur, dan magang di rumah sakit atau Institusi Penyelenggara Makanan.

Tahapan Perkuliahan

- Lama studi yang ditempuh selama 10 semester (8 semester kegiatan perkuliahan dan 2 semester untuk program profesi)
- Beban studi 151 SKS
- Lulusan diberi gelar Sarjana Gizi (S.Gz) / Registered Dietitian (RD)


Selayang Pandang Profil Prodi Kedokteran


FK UGM merupakan Fakultas Kedokteran paling senior di Indonesia yang berdiri pada tanggal 5 Maret 1946. Di usia 69 tahun pada tahun 2015 ini, FK UGM memiliki visi dan misi yang tidak bisa dipisahkan dengan Visi dan Misi Universitas Gadjah Mada, yaitu menjadi Fakultas Kedokteran berkelas dunia, inovatif dan unggul mengabdi kepada kepentingan bangsa dan kemanusiaan.

Tata kelola fakultas yang baik, transparan dan akuntabel merupakan hal yang sangat penting saat ini. Karena itu rencana strategis dan rencana operasional fakultas ditetapkan untuk mewujudkan visi dan misi tersebut, yang merupakan panduan agar fokus pada tujuan dan dapat mengembangkan program prioritas yang komprehensif, terpadu, efektif dan efisien.

Upaya-upaya sinergis yang ditempuh antara lain melalui akselerasi FK UGM sebagai institusi pembelajaran berbasis riset, yang memiliki reputasi internasional di bidang pendidikan, riset dasar, klinik maupun translasional dan pengabdian masyarakat yang berkesinambungan.

Upaya yang lainnya adalah penjaminan mutu internal. Penjaminan mutu internal senantiasa ditingkatkan baik di bidang akademik, administrasi, ataupun keuangan. Sistem Audit mutu internal di bidang akademik telah menjadikan FK UGM sebagai rujukan bagi institusi pendidikan kedokteran lainnya dalam pengelolaan kurikulum, organisasi pendidikan, dan proses pembelajaran. Inovasi dan upaya perbaikan di bidang kurikulum dan pembelajaran agar setiap lulusan mampu memenuhi Standar Kompetensi Dokter Indonesia (SKDI), serta mampu bersaing di tingkat global dalam menyelesaikan berbagai permasalahan kesehatan.

Pada tahun akademik 1992/1993, FK UGM mulai menerapkan kurikulum baru pendidikan dokter berdasarkan Kurikulum Inti Pendidikan Dokter Indonesia (KIPDI) dengan strategi PBL (Problem-Based Learning) yaitu pembelajaran berdasarkan masalah.

Selanjutnya mulai tahun akademik 2003/2004, FK UGM mulai menerapkan kurikulum terintegrasi dalam 21 blok dengan strategi pembelajaran PBL. Tujuan pendidikan kedokteran tersebut adalah mendidik mahasiswa melalui proses belajar dengan menyelesaikan suatu kurikulum sehingga mempunyai cukup pengetahuan, ketrampilan, dan sikap untuk melakukan profesi kedokteran dala suatu sistem pelayanan yang sesuai dengan kebijaksanaan umum pemerintah yang berlandaskan Pancasila.

Tahapan Perkuliahan:

1. Program Pendidikan Sarjana (PPS)
- Lama studi 3,5 tahun
- Beban studi 156 SKS termasuk skripsi
- Lulusan diberi gelar Sarjana Kedokteran (S.Ked)
2. Program Kepaniteraan Klinik (PKK)
- Lama studi 2 tahun setelah lulus Program Pendidikan Sarjana
- Beban Studi 35 SKS
- Lulusan diberi gelar dokter (dr)
3. Program Internship

FK UGM menyelenggarakan program internship untuk prodi dokter mulai bulan Oktober 2009 selama 2 bulan. Program ini untuk lulusan dokter baru dan bertujuan memberikan kesempatan untuk praktik sebagai dokter di puskesmas dan di rumah sakit tipe C atau D. Lulusan mendapat sertifikat telah mengikuti internship.


Visi Prodi Kedokteran


Menjadi fakultas riset kelas dunia yang unggul, mandiri, bermartabat, dengan dijiwai Pancasila mengabdi kepada kepentingan dan kemakmuran bangsa melalui proses yang rasional, efisien, terintegrasi, berkesinam- bungan dengan penerapan prinsip tata kelola yang baik dengan didukung oleh sumber daya manusia yang profesional dan bertanggung jawab.


Misi Prodi Kedokteran


- Meningkatkan kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat berkelas dunia berlandaskan kearifan lokal.
- Mengembangkan dan memperkuat manajemen fakultas yang mandiri dan mempunyai tata kelola yang baik (Good Faculty Governance).
- Meningkatkan kesejahteraan segenap sivitas akademika yang bercirikan profesionalitas.


Status Akreditasi Prodi Kedokteran


Akreditasi Program Studi Kedokteran di Universitas Gadjah Mada (UGM) adalah bernilai A, berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Tinggi (BAN-PT) No. 024 Tahun 2010 yang berlaku s.d. November 2015.


Sumber :Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Tinggi (BAN-PT) - Kemdikbud


Akreditasi BAN-PT Kemdikbud Jurusan-jurusan di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada


No.WilayahStrataPerguruan TinggiProgram StudiNo.SKThn.SKPeringkatTgl. DaluwarsaStatus Daluwarsa
01 05 S1 Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta Gizi Kesehatan 027 2009 B 11-09-2014 Kadaluarsa
02 05 S1 Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta Ilmu Keperawatan 018 2010 B 17-09-2015 masih berlaku
03 05 S1 Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta Pendidikan Dokter 024 2010 A 05-11-2015 masih berlaku


Fakultas Kedokteran UGM Resmi Berganti Nama Menjadi FKKMK UGM

Fakultas Kedokteran UGM telah resmi berganti nama menjadi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) pada sidang pleno di FK UGM pada bulan Oktober 2017 lalu.

Hal ini diperkuat dengan persetujuan hukum dari Peraturan Majelis Wali Amanat (MWA) UGM nomor 3 Tahun 2017 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan MWA nomor 4/SK/MWA/2014 tentang Organisasi dan Tata Kelola UGM pada November 2017.

Dekan FKKMK UGM, Ova Emilia, mengatakan perubahan nama tersebut dilatarbelakangi adanya perkembangan ilmu yang semakin maju. Perubahan nama dilakukan sebagai cerminan multidisiplin dalam pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat di FKKMK. Dengan diubahnya nama tersebut, maka dapat mewadahi semua civitas di FKKMK UGM.

Pada awalnya FKKMK merupakan Ilmu Kedokteran dan disusul masuknya ilmu Kesehatan Masyarakat, Ilmu Gizi, dan Keperawatan sehingga pergantian nama ini untuk mengakomodasi seluruh kegiatan akademik di dalamnya. Hingga saat ini, FKKMK memiliki 32 departemen dan telah meluluskan ribuan alumni yang tersebar di berbagai wilayah nusantara dan penjuru dunia.

Untuk mengenal secara lebih lengkap mengenai Akreditasi BAN-PT Prodi Kedokteran Universitas Gadjah Mada, Passing Grade Program Studi Kedokteran, Sekilas Profil, Jenis-jenis Seleksi Kedokteran yang diselenggarakan, serta Mata Ujian Seleksi Kedokteran yang diujikan dalam Seleksi Kedokteran, bisa anda unduh filenya disini.

Semoga informasi yang kami berikan bisa mempermudah para calon peserta seleksi kedokteran Universitas Gadjah Mada tahun akademik 2018/2019, Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!



Sumber:
- fk.ujiantulis.com
- ugm.ac.id
Read more

Info Penerimaan Kedokteran Unpad Tahun Akademik 2018/2019

Posted by Online Consultant

Fakultas Kedokteran Unpad setiap tahunnya begitu didambakan oleh sejumlah besar pelajar yang bercita-cita ingin jadi dokter yang terkenal. Dari berbagai jenis seleksi yang diikuti dan atau diselenggarakan oleh PTN ini senantiasa tidak pernah sepi dari animo yang menginginkan bekerja sebagai profesi dokter, profesi yang menjanjikan dan tentu saja membanggakan karena bisa penuh dengan pengabdian. Meskipun persaingan di jurusan Kedokteran Universitas ini termasuk tinggi / ketat, disamping punya passing grade yang lumayan tinggi sekitar 60 % namun tak mengendurkan semangat mereka yang ingin mengecap bangku kuliah di Prodi Kedokteran Universitas yang berkampus asri di Jatinangor Sumedang.

Untuk masuk kuliah di fakultas Kedokteran (FK) Unpad, dulu cukup banyak pintu gerbang masuknya, ada jalur khusus internasional ada SMUP, dan lain-lain. Namun sejak perhelatan Sbmptn digelar, Universitas Padjadjaran hanya menerima cama dari 2 (dua) macam seleksi yang bersifat nasional / seleksi PTN nasional, yaitu Sbmptn dan Snmptn.


Berikut kami sampaikan hasi kerja kami untuk anda yang membutuhkan informasi yang kredibel. Semoga berkenan!


Seleksi Nasional


Snmptn


Universitas Padjadjaran (Unpad) merupakan salah satu PTN (Perguruan Tinggi Negeri) yang mengikuti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), yang berdasar atas konsensus Pengurus Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia dengan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Sistem penerimaan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) adalah berdasarkan pada prestasi akademik siswa pesertanya di sekolah.

Universitas Padjadjaran (Unpad) merupakan perguruan tinggi negeri dengan jumlah pendaftar terbanyak pada pelaksanaan SNMPTN dan SBMPTN 2014, dibandingkan dengan perguruan tinggi negeri lainnya seperti Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung.

Hal itu diungkapkan Sub Bidang Informasi dan Humas Panitia Lokal Bandung SBMPTN 2014 yang juga Kepala Humas Unpad Bandung, Soni A Nurhakim. Ia menjelaskan, pendaftar SNMPTN dan SBNMPTN 2014 ke Unpad jumlahnya masing-masing 72.272 dan 78.535 orang. Unpad, dengan demikian masih paling banyak pendaftarnya dibandingkan dengan PTN lainnya.

Program studi di Unpad berdasarkan jumlah pendaftarnya, yakni Ilmu Komunikasi 6.357 pendaftar; Manajemen 5.070 pendaftar; Akuntansi 3.663 pendaftar; Farmasi 3.620 pendaftar dan; Psikologi 3.298 pendaftar.

Sementara berdasarkan rasio pendaftar dan kuota, program studi di Unpad masing-masing Manajemen 1:113 2; Teknik Informatika 1:74; Akuntansi 1:61; Administrasi Bisnis 1:55 5 dan; Administrasi Negara 1: 55.


Sbmptn


Selain jalur Snmptn, untuk dapat kuliah di Jurusan Kedokteran, Universitas Padjadjaran (Unpad) juga menyeleksi calon mahasiswanya melalui Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Seleksi ini berdasar pada Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi serta bentuk peraturan lainnya.

Ujian SBMPTN Unpad terdiri atas ujian tertulis dan ujian keterampilan. Ujian tertulis berlaku bagi semua peserta, sedangkan ujian keterampilan hanya berlaku bagi peserta yang memilih program studi bidang Ilmu Seni dan Keolahragaan. Ujian tertulis yang diberikan kepada para peserta Sbmptn yang memilih kedokteran adalah TKPA atau Tes Kemampuan dan Potensi Akademik dan TKD Saintek atau Tes Kemampuan Dasar Sains dan Teknologi.



Jadwal Seleksi PMB Kedokteran Universitas Padjadjaran - Unpad


No.Jalur Penerimaan PendaftaranSeleksi Pengumuman
1 Snmptn Unpad 21 Februari – 6 Maret 2018Proses Seleksi Sekitar awal Maret – Awal April 2018 17 April 2018
2 Sbmptn Unpad Pendaftaran online UTBC dan UTBK mulai tanggal 5 April 2018 pukul 08.00 WIB dan berakhir tanggal 27 April 2018 pukul 22.00 WIBUTBC dan UTBK dilaksanakan pada hari Selasa, tanggal 8 Mei 2018. Selasa, 3 Juli 2018 mulai pukul 17.00 WIB dan dapat diakses di laman http://pengumuman.sbmptn.ac.id.


Keterangan :

- Menurut Dekan FK Unpad Tri Hanggono Achmad, bahwa jalur Internasional Unpad yang ditutup itu merupakan penerimaan biasa (reguler). Adapun penerimaan mahasiswa asing S-1 dari jalur kerjasama antar universitas seperti dengan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) masih terbuka. FK Unpad sejak 2008 menerima mahasiswa asing, kebanyakan dari Malaysia. Uang kuliahnya lebih mahal daripada mahasiswa lokal untuk subsidi silang biaya kuliah.

Download contoh latihan soal Kedokteran Unpad


No.Download Latihan Contoh Mata Ujian Jumlah Latihan Soal dan Pembahasannya
1 Silakan didownload Latihan Soal disini Tes Potensi Akademik 5 (lima)
2 Silakan didownload Pembahasan Soal disini Tes Potensi Akademik 5 (lima)


Untuk mengetahui secara lebih lengkap mengenai Ragam Seleksi Kedokteran di Universitas Padjadjaran, atau Mata Ujian Seleksi Kedokteran yang diujikan dalam Seleksi Kedokteran, bisa anda unduh filenya disini.

Semoga informasi yang kami sajikan bisa membantu para peminat Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!



Sumber:
- fk.ujiantulis.com
- unpad.ac.id
Read more

Ujian Masuk Fakultas Kedokteran Unissula Tahun Akademik 2018/2019

Posted by Online Consultant on Sunday, March 11, 2018

Sebagai Fakultas yang berada di Universitas Islam terkemuka di Indonesia, ditambah lagi mempunyai pengakuan / akreditasi A atau sangat baik, maka tak ayal lagi Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) setiap dibuka PMB begitu diserbu oleh sejumlah pelajar di Tanah Air yang bercita-cita menjadi dokter.

Dari sekitar 2 (dua) jenis seleksi yang digelar dan atau diselenggarakan oleh PTS ini, jalur PMB atau ujian tulis senantiasa tidak pernah sepi dari animo yang menginginkan bekerja sebagai profesi dokter.

Sistem Penerimaan Mahasiswa di Unissula lazimnya disebut Pena Mas akronim dari Penerimaan Mahasiswa, sebagai suatu jenis seleksi penerimaan mahasiswa baru di Universitas Islam Sultan Agung, terdiri dari penerimaan mahasiswa untuk jenjang D-III, S1, S2 dan Profesi.

Untuk jenjang S1 terdapat dua jalur penerimaan, yaitu PSB (Penelusuran Siswa Berprestasi) dan PMB (Penerimaan Mahasiswa Baru). Untuk PMB calon mahasiswa dapat melakukan pendaftaran secara langsung datang ke kampus atau melalui online. Untuk jenjang DIII dan S1 jalur penerimaan yang dipergunakan adalah PMB. Kemudian untuk jenjang S2 dan Profesi, seleksi dilaksanakan pada fakultas masing-masing. Sedangakan untuk mahasiswa transfer dari DIII ke S1 dapat menghubungi fakultas yang bersangkutan.

Sistem Pendaftaran di Unissula menerapkan sistem One Day Service, artinya calon mahasiswa datang langsung ke kampus Unissula setelah itu melakukan pendaftaran kepada panitia, megisi dengan lengkap lembar formulir pendaftaran beserta melengkapi persyaratan-persyaratan yang sudah ditentukan oleh panitia. Setelah proses tersebut selesai dilakukan para calon mahasiswa baru selanjutnya mengikuti Ujian dengan menggunakan komputer, hasil ujian lulus dan tidak lulus dapat di tunggu hari itu juga berlaku untuk semua fakultas keculai kedokteran umum, farmasi dan kedokteran gigi.


Jadwal Seleksi Pendidikan Kedokteran Universitas Islam Sultan Agung


No.Jalur Penerimaan PendaftaranSeleksi Pengumuman
1 Seleksi Jalur PMB Gel. I 1 Februari 2018 – 30 April 2018Bagi calon mahasiswa Jalur PMB Gel. I yang telah memenuhi persyaratan diberikan TANDA PESERTA UJIAN SELEKSI MASUK yang harus dibawa pada saat mengikuti Ujian Seleksi Masuk. Bertempat di Kampus UNISSULA Jl. Raya Kaligawe Km.4 PO.Box.1054Semarang 50112 Pukul : 08.30 WIB – selesai
Hasil tes diumumkan setiap hari jum’at (minggu kedua dan minggu keempat).
2 Seleksi Jalur PMB Gel. II 1 Mei 2018 – 30 Juni 2018Bagi calon mahasiswa Jalur PMB Gel. II yang telah memenuhi persyaratan diberikan TANDA PESERTA UJIAN SELEKSI MASUK yang harus dibawa pada saat mengikuti Ujian Seleksi Masuk. Bertempat di Kampus UNISSULA Jl. Raya Kaligawe Km.4 PO.Box.1054Semarang 50112 Pukul : 08.30 WIB – selesai Hasil tes diumumkan setiap hari jum’at ( minggu kedua dan minggu keempat)
3 Seleksi Jalur PMB Gel. III 1 Juli 2018 – 31 Agustus 2018Bagi calon mahasiswa Jalur PMB Gel. II yang telah memenuhi persyaratan diberikan TANDA PESERTA UJIAN SELEKSI MASUK yang harus dibawa pada saat mengikuti Ujian Seleksi Masuk. Bertempat di Kampus UNISSULA Jl. Raya Kaligawe Km.4 PO.Box.1054Semarang 50112 Pukul : 08.30 WIB – selesai Hasil tes diumumkan setiap hari jum’at ( minggu kedua dan minggu keempat)
4 Seleksi Jalur PSB 1 November 2017 s/d 31 Maret 2018 Khusus Hafidz Al Qur’an melalui seleksi tes, bila dinyatakan lulus mendapatkan bea siswa DPI 50% untuk FKU hanya 1 Orang. Pendaftar PSB dari Hafidz Al Qur’an diadakan seleksi tes oleh tim penguji. Bagi Pendaftar PSB yang tidak sesuai prosedur Pendaftaran, data tidak akan di proses panitia. Apabila terbukti melakukan kecurangan, panitia berhak untuk menggugurkan peserta PSB dan keputusan panitia tidak dapat diganggu gugat April 2018

- Keterangan:

Seleksi jalur PSB adalah Jalur Penelusuran Siswa Berprestasi. Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) Semarang pada Tahun Akademik 2018/2019 memberikan kesempatan kepada Siswa/Siswi kelas III SMA/SMK/MA yang berprestasi di bidang Akademik, Karya Ilmiah, Seni olah raga dan Hafidz Al Qur’an untuk menjadi mahasiswa UNISSULA melalui program penelusuran siswa berprestasi (PSB) BEBAS TES DAN BEBAS BIAYA PENDAFTARAN DI UNISSULA SERTA MENDAPATKAN POTONGAN DPI SEBESAR 50%, KHUSUS PRODI KEDOKTERAN UMUM DIKENAKAN DPI SEBESAR 125 JUTA DAN PRODI KEDOKTERAN GIGI SEBESAR 120 JUTA.

Untuk mengenal secara lebih lengkap mengenai Akreditasi BAN-PT Prodi Kedokteran Unissula, Passing Grade Program Studi Kedokteran, Sekilas Profil, Jenis-jenis Seleksi Kedokteran yang diselenggarakan, serta Mata Ujian Seleksi Kedokteran yang diujikan dalam Seleksi Kedokteran, bisa anda unduh filenya disini.

Semoga informasi yang kami berikan bisa mempermudah para calon peserta seleksi kedokteran Unissula tahun akademik 2018/2019, Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!



Sumber:
- fk.ujiantulis.com
- unissula.ac.id

Read more

Seleksi Fakultas Kedokteran Unisba Bandung Tahun Akademik 2018/2019

Posted by Online Consultant on Saturday, March 10, 2018

Setiap tahunnya peminat Universitas Islam Bandung (Unisba) terutama Fakultas Kedokteran (FK) Unisba Bandung semakin diminati oleh sejumlah besar siswa/siswi yang bercita-cita menyandang profesi dokter. Hal tersebut ditegaskan Rektor Unisba Prof. Dr. dr. M. Thaufiq Siddiq Boesoirie, M.S., Sp.THT KL, bahwa untuk tahun akademik 2013/2014 misalnya jumlah calon mahasiswa yang mendaftar ke Unisba mencapai 7.496. Padahal, yang diterima hanya 2.260.

Menurut Rektor yang juga guru besar Unpad Bandung tersebut, setiap tahun peminat mahasiswa untuk ke Unisba selalu meningkat. Jelas dalam hal ini, banyak mahasiwa yang tidak ketampung. Mengamati kondisi tersebut Unisba berpikir untuk membuka kelas sore. Tujuannya, agar supaya semakin banyak mahasiswa yang terfasilitasi. Namun jelas hal teresebut perlu perhitungan yang matang.

Seleksi yang diselenggarakan oleh Unisba untuk masuk Fakultas Kedokteran adalah jalur umum (reguler) dan PMDK. Kedua jalur seleksi tersebut tidak pernah sepi dari animo yang menginginkan bekerja sebagai profesi dokter, profesi yang menjanjikan dan tentu saja membanggakan karena bisa penuh dengan pengabdian. Meskipun persaingan di jurusan Kedokteran Universitas ini termasuk tinggi / ketat, disamping punya passing grade yang lumayan tinggi sekitar 60 % namun tak mengendurkan semangat mereka yang ingin mengecap bangku kuliah di Prodi Kedokteran Universitas Islam Bandung.

Untuk mengenal profil, Akreditasi BAN-PT Prodi Kedokteran Universitas Islam Bandung, Passing Grade Prodi Kedokteran, Sekilas Profil, janis-jenis Seleksi Kedokteran yang diselenggarakan, serta sejumlah Mata Ujian Seleksi Kedokteran yang diujikan pada calon mahasiswa dalam Seleksi Kedokteran, berikut kami sampaikan hasi kerja kami untuk anda yang bersumber pada informasi yang terpercaya. Semoga bisa membantu para pengunjung!


Seleksi PMB Universitas Islam Bandung


Universitas Islam Bandung akan membuka pendaftaran calon mahasiswa baru tahun akademik 2018/2019 yang diperkirakan mulai bulan Januari 2018 s.d. 09 Agustus 2018. Pendaftaran dibagi dalam 3 Gelombang, Untuk informasi lebih lanjut bisa di lihat pada menu Pendaftaran di pmb.unisba.ac.id atau bisa Hubungi ke Pusat Informasi Pendaftaran : Jl. Purnawarman No. 63 Bandung Telpon (022) 420 3368 Pes. 107,109, dan 325.


Seleksi Jalur Umum


Unisba menyelenggarakan penerimaan mahasiswa baru melalui jalur umum yang berlaku untuk seluruh fakultas tanpa terkecuali Fakultas Kedokteran.

Syarat Penerimaan (Secara Umum) :

1. Biaya Pendaftaran Rp. 300.000,- (untuk 2 pilihan),
2. Fakultas Psikologi, Ilmu Komunikasi, Kedokteran, Program Studi Farmasi, Teknik Planologi, Akuntansi, Ilmu Ekonomi dan Manajemen ditambah biaya psikotes Rp. 200.000,-
3. Fakultas Kedokteran ditambah biaya open house Rp. 100.000,-
4. Mengisi formulir online data calon peserta USM dengan lengkap dan benar.
5. Lulusan SMA/sederajat Tahun 2016, 2017, 2018 atau sedang duduk di kelas 3 SMA/sederajat.


Seleksi Jalur PMDK


Unisba menyelenggarakan penerimaan mahasiswa baru melalui jalur PMDK yang berlaku untuk seluruh fakultas terkecuali Fakultas Psikologi dan Program Studi Pertambangan.

Persyaratan Jalur PMDK Fak Kedokteran :

1. Kelas XII SMA dan MA jurusan IPA, Akreditasi A.
2. Nilai rata-rata raport pada kelas X, XI (semester 1, 2) dan XII (semester 1) minimal 80 untuk pelajaran IPA (iBologi, Matematika dan Kimia) dengan lembaran fotocopy nilai raport yang telah dilegalisir Kepala Sekolah yang bersangkutan.
3. Peserta PMDK dapat membaca dan menulis Al-Quran.
4. Tiap sekolah berhak mendaftarkan siswa terbaik kelas sbb:
5. Melampirkan fotocopy daftar dan jumlah siswa kelas 12 di sekolah yang bersangkutan.
6. Pas foto terbaru (berwarna) ukuran 3x4 sebanyak 6 buah.
7. Disertai surat keterangan tidak buta warna yang dikeluarkan oleh dokter spesialis mata di instansi kesehatan yang berwenang.
8. Pendaftaran dilakukan secara kolektif melalui Kepala sekolah/Madrasah/Pesantren disertai surat pengantar Kepala sekolah/Madrasah/Pesantren.


Keuntungan yang didapat oleh Calon Mahasiswa dengan mendaftar ke Unisba memalui jalur PMDK, yaitu :

1. Tidak dipungut biaya pendaftaran
2. Tidak diikutsertakan mengikuti ujian saringan masuk Unisba.
3. Disediakan Beasiswa bagi yang hafidz 30 juz ( dinyatakan oleh keterangan LPTQ dan mengikuti wawancara)


Jadwal Seleksi PMB Kedokteran Unisba


No.Kegiatan Gelombang 1 Gelombang 2 Gelombang 3
1 Penjualan dan Pengisian Formulir Online 10 Januari s.d. 01 Maret 201805 Maret s.d. 17 Mei 2018 21 Mei s.d. 09 Agustus 2018
2 Psikotes 03 Maret 201819 Mei 2018 11 Agustus 2018
3 Ujian Tertulis 04 Maret 201820 Mei 2018 12 Agustus 2018
4 Open House FK 04 Maret 201820 Mei 2018 12 Agustus 2018
5 Pengumuman 10 Maret 201826 Mei 2018 17 Agustus 2018
6 Daftar Ulang/Registrasi 12 Maret s.d. 13 April 2018 28 Mei s.d. 29 Juni 2018 20 Agustus s.d. 31 Agustus 2018


Untuk mengenal secara lebih lengkap mengenai Akreditasi BAN-PT Prodi Kedokteran Universitas Islam Bandung, Passing Grade Program Studi Kedokteran, Sekilas Profil, Jenis-jenis Seleksi Kedokteran yang diselenggarakan, serta Mata Ujian Seleksi Kedokteran yang diujikan dalam Seleksi Kedokteran, bisa anda unduh filenya disini.

Semoga informasi yang kami berikan bisa mempermudah para calon peserta seleksi kedokteran Universitas Islam Bandung tahun akademik 2018/2019, Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!



Sumber:
- fk.ujiantulis.com
- unisba.ac.id

Read more

Akreditasi BAN-PT Jurusan Kedokteran PTN SBMPTN dan SNMPTN 2018

Posted by Online Consultant on Friday, March 9, 2018

Para siswa peminat Jurusan Kedokteran, harus mulai mengenal program studi yang didambakannya. Terdapat sejumlah besar Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang membuka Jurusan Kedokteran khususnya untuk program Sarjana / S1. Untuk dapat kuliah di Jurusan Kedokteran, para siswa harus mengikuti seleksi nasional PTN seperti SBMPTN dan SNMPTN, disamping itu mereka dapat mengikuti Ujian Mandiri atau juga ujian jalur khusus Jurusan Kedokteran yang digelar.

Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau SBMPTN tahun akademik 2018/2019 merupakan seleksi yang dilakukan lewat ujian tulis dan dilakukan secara nasional secara bersama-sama. Hal tersebut bisa dikatakan persis dengan SNMPTN Jalur Ujian Tulis. Tercatat sekitar 85 PTN (Perguruan Tinggi Negeri) yang menyelenggarakan ujian tulis tersebut, dan kemungkinannya untuk tahun akademik 2018/2019 bisa ditambah seiring dengan bertambahnya jumlah Perguruan Tinggi Negeri seperti Universitas Siliwangi, Universitas Singaperbangsa, Univ. UPN Jakarta, Univ. UPN Yogyakarta, Univ. UPN Jawa Timur, Universitas Timor, dan lain-lain.

Seleksi SBMPTN menggunakan tes tertulis dan tes ketrampilan sebagai sistem penilaian, sedangkan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tidak menyelenggarakan tes tertulis dan tes ketrampilan sebagai sistem penilaian, namun menggunakan rekam jejak prestasi / rapor di sekolahnya. SNMPTN menjadi tanggung jawab Pemerintah, sedangkan seleksi bentuk lain menjadi tanggung jawab MRPTNI dan/atau Rektor Perguruan Tinggi Negeri masing-masing. Sedangkan sisanya, terserah dari masing-masing PTN, dapat melalui SBMPTN maupun ujian Mandiri.

Sebelum anda menentukan program studi Kedokteran di perguruan tinggi negeri (PTN) dengan seleksi PTN seperti Sbmptn, Snmptn, atau jalur lainnya penting untuk memastikan nilai akreditasinya. Usaha tersebut berdasar pada suatu pemikiran bahwa akreditasi yang termasuk bagus bakal memberi keyakinan terhadap jurusan Kedokteran yang diinginkannya.


Berikut kami sampaikan info Akreditasi PTN Peserta Sbmptn dan Snmptn 2018, semoga berkenan:

Akreditasi Kedokteran Umum / Pendidikan Dokter di PTN



No.WIL.StrataPerguruan Tinggi NegeriProgram StudiNo.SKThn.SKPeringkatTgl. Daluwarsa (tgl-bln-thn)
1 03 S1 Universitas Airlangga, Surabaya Pendidikan Dokter 024 2012 A 10-08-2017
2 01 S1 Universitas Andalas, Padang Pendidikan Dokter 022 2011 A 24-08-2016
3 01 S1 Universitas Bengkulu, Bengkulu Pendidikan Dokter 097/SK/BAN-PT/Ak-XV/S/II/2013 2013 C 28-02-2018
4 03 S1 Universitas Brawijaya, Malang Pendidikan Dokter 003 2008 A 02-05-2013
5 04 S1 Universitas Cenderawasih, Jayapura Pendidikan Dokter 157/SK/BAN-PT/Ak-XVI/S/VII/2013 2013 C 20-07-2018
6 02 S1 Universitas Diponegoro, Semarang Pendidikan Dokter 032 2012 A 18-10-2017
7 02 S1 Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta Pendidikan Dokter 024 2010 A 05-11-2015
8 04 S1 Universitas Haluoleo, Kendari Pendidikan Dokter 024 2012 C 10-08-2017
9 04 S1 Universitas Hasanuddin, Makassar Pendidikan Dokter 097/SK/BAN-PT/Ak-XV/S/II/2013 2013 A 28-02-2018
10 01 S1 Universitas Indonesia, Jakarta Pendidikan Dokter 032 2011 A 21-10-2016
11 01 S1 Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Jakarta Pendidikan Dokter 237/SK/BAN-PT/Ak-XVI/S/XI/2013 2013 B 22-11-2018
12 01 S1 Universitas Jambi, Jambi Pendidikan Dokter 038 2011 C 14-01-2016
13 03 S1 Universitas Jember, Jember Pendidikan Dokter 008 2011 B 23-06-2016
14 02 S1 Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto Pendidikan Dokter 023 2011 B 09-09-2016
15 03 S1 Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin Pendidikan Dokter 037 2011 B 11-11-2016
16 01 S1 Universitas Lampung, Bandar Lampung Pendidikan Dokter 051/SK/BAN-PT/Ak-XV/S/II/2013 2013 A 14-02-2018
17 01 S1 Universitas Malikussaleh, Aceh Utara Pendidikan Dokter 106/SK/BAN-PT/Ak-XV/S/IV/2013 2013 B 04-04-2018
18 03 S1 Universitas Mataram, Mataram Pendidikan Dokter 240/SK/BAN-PT/Ak-XVI/S/XI/2013 2013 B 29-11-2018
19 03 S1 Universitas Mulawarman, Samarinda Pendidikan Dokter 028 2010 B 26-11-2015
20 03 S1 Universitas Nusa Cendana, Kupang Pendidikan Dokter 051 2012 C 27-01-2017
21 01 S1 Universitas Padjadjaran, Bandung Pendidikan Dokter 032 2012 A 18-10-2017
22 04 S1 Universitas Pattimura, Ambon Pendidikan Dokter 022 2012 C 27-07-2017
23 03 S1 Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta Pendidikan Dokter 048 2011 B 25-02-2016
24 01 S1 Universitas Riau, Pekanbaru Pendidikan Dokter 023 2011 B 09-09-2016
25 04 S1 Universitas Sam Ratulangi, Manado Pendidikan Dokter 037 2011 B 11-11-2016
26 01 S1 Universitas Sriwijaya, Palembang Pendidikan Dokter 237/SK/BAN-PT/Ak-XVI/S/XI/2013 2013 A 22-11-2018
27 01 S1 Universitas Sumatera Utara, Medan Pendidikan Dokter 151/SK/BAN-PT/Ak-XVI/S/VI/2013 2013 B 29-06-2018
28 01 S1 Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh Pendidikan Dokter 036 2011 B 07-01-2016
29 04 S1 Universitas Tadulako, Palu Pendidikan Dokter 023 2011 C 09-09-2016
30 01 S1 Universitas Tanjungpura, Pontianak Pendidikan Dokter 047/BAN-PT/Ak-XV/S1/XII/2012 2012 C 28-12-2017
31 03 S1 Universitas Udayana, Denpasar Pendidikan Dokter 049 2012 A 13-01-2017
32 02 S1 Universitas Sebelas Maret, Surakarta Pendidikan Dokter 023 2010 A 29-10-2015



Dari sejumlah PTN Sbmptn yang membuka prodi Kedokteran, jurusan yang berakreditasi A diantaranya UI, UGM, Unpad, Undip, Unhas, UB, Unair, Unila, Unand, dan Universitas Udayana, Denpasar.

SBMPTN 2018 merupakan seleksi yang dilakukan oleh PTN di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) dan Kementerian Agama secara bersama di bawah koordinasi Panitia Pusat dengan seleksi berdasarkan hasil UTBC atau UTBK, atau kombinasi hasil ujian tulis dan/atau ujian keterampilan.

Semoga bermanfaat, Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!


Sumber:
- BAN-PT Kemdikbud
- Ujiantulis.com
Read more

Akreditasi BAN-PT Jurusan Kedokteran PTS 2018

Posted by Online Consultant on Thursday, March 8, 2018

Kuliah di Perguruan Tinggi Swasta (PTS), dewasa ini bukan lagi sebagai kuliah alternatif apabila siswa tidak lulus Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Beberapa PTS terkenal sudah menjadi incaran para siswa peminat sejak dini, khususnya di Jurusan Kedokteran yang masih menjanjikan prospek kerja yang boleh dikatakan cemerlang.

Para siswa peminat Jurusan Kedokteran di Perguruan Tinggi Swasta (PTS), harus mengenal program studi yang didambakannya. Terdapat sejumlah besar Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang menyelenggarakan Jurusan Kedokteran khususnya untuk program Sarjana / S1. Untuk dapat kuliah di Jurusan Kedokteran, memang mereka harus mengikuti seleksi / ujian PTS seperti UMB PT atau ujian masuk Jurusan Kedokteran yang digelar secara mandiri oleh Jurusan Kedokteran Perguruan Tinggi Swasta yang bersangkutan.

Sebelum para siswa peminat prodi pendidikan dokter menentukan pilihan program studi Kedokteran di perguruan tinggi Swasta (PTS) dengan seleksi PTS seperti UMB PT atau ujian mandiri yang diselenggarakan PTS yang bersangkutan, sangat perlu untuk mengetahu status akreditasinya. Upaya tersebut berdasar pada suatu keyakinan bahwa akreditasi yang terbilang bagus akan memberi kepastian terhadap jurusan Kedokteran yang diinginkannya.


Berikut kami sampaikan info Akreditasi PTS tahun 2018, semoga berkenan:


Akreditasi Kedokteran Umum / Pendidikan Dokter di PTS



No.WIL.StrataPerguruan Tinggi SwastaProgram StudiNo.SKThn.SKPeringkatTgl. Daluwarsa (tgl-bln-thn)
1 10 S1 Universitas Abdurrab, Pekanbaru Pendidikan Dokter 014 2012 C 15-06-2017
2 13 S1 Universitas Abulyatama, Banda Aceh Pendidikan Dokter 031 2009 C 23-10-2014
3 09 S1 Universitas Alkhairaat, Palu Pendidikan Dokter 106/SK/BAN-PT/Ak-XV/S/IV/2013 2013 C 04-04-2018
4 10 S1 Universitas Baiturahmah Pendidikan Dokter 031 2010 C 17-12-2015
5 10 S1 Universitas Batam, Batam Pendidikan Dokter 012 2012 C 31-05-2017
6 07 S1 Universitas Hang Tuah, Surabaya Pendidikan Dokter 024 2009 B 21-08-2014
7 01 S1 Universitas HKBP Nommensen, Medan Pendidikan Dokter 169/SK/BAN-PT/Ak-XVI/S/VIII/2013 2013 C 15-08-2018
8 08 S1 Universitas Islam Al-Azhar (UNIZAR), Mataram Pendidikan Dokter 164/SK/BAN-PT/Ak-XVI/S/VIII/2013 2013 C 03-08-2018
9 04 S1 Universitas Islam Bandung, Bandung Pendidikan Dokter 003/SK/BAN-PT/Akred/S/I/2014 2014 B 09-01-2019
10 05 S1 Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta Pendidikan Dokter 024 2012 A 10-08-2017
11 07 S1 Universitas Islam Malang, Malang Pendidikan Dokter 038 2011 B 18-11-2016
12 06 S1 Universitas Islam Sultan Agung, Semarang Pendidikan Dokter 010 2011 A 08-07-2016
13 01 S1 Universitas Islam Sumatera Utara, Medan Kedokteran 019 2007 C 25-08-2012
14 04 S1 Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI), Cimahi Pendidikan Dokter 028 2010 B 26-11-2015
15 07 S1 Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, Surabaya Pendidikan Dokter 252/SK/BAN-PT/Ak-XVI/S/XII/2013 2013 B 21-12-2018
16 05 S1 Universitas Kristen Duta Wacana, Yogyakarta Pendidikan Dokter 032 2012 C 18-10-2017
17 03 S1 Universitas Kristen Indonesia (UKI), Jakarta Kedokteran 008 2010 B 02-07-2015
18 03 S1 Universitas Kristen Krida Wacana, Jakarta Pendidikan Dokter 051/SK/BAN-PT/Ak-XV/S/II/2013 2013 B 14-02-2018
19 04 S1 Universitas Kristen Maranatha, Bandung Pendidikan Dokter 025 2010 B 12-11-2015
20 02 S1 Universitas Malahayati, Bandar Lampung Pendidikan Dokter 031 2009 C 23-10-2014
21 01 S1 Universitas Methodist Indonesia, Medan Pendidikan Dokter 032 2008 C 05-12-2013
22 03 S1 Universitas Muhammadiyah Jakarta, Jakarta Pendidikan Dokter 011 2009 C 29-05-2014
23 09 S1 Universitas Muhammadiyah Makassar, Makassar Pendidikan Dokter 151/SK/BAN-PT/Ak-XVI/S/VI/2013 2013 C 29-06-2018
24 07 S1 Universitas Muhammadiyah Malang, Malang Pendidikan Dokter 017 2012 B 29-06-2017
25 02 S1 Universitas Muhammadiyah Palembang, Palembang Pendidikan Dokter 030/SK/BAN-PT/Ak-XV/S/I/2013 2013 B 31-01-2018
26 06 S1 Universitas Muhammadiyah Semarang, Semarang Pendidikan Dokter 024 2012 C 10-08-2017
27 01 S1 Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Medan Pendidikan Dokter 030/BAN-PT/Ak-SURV-III/S/XII/2012 2012 B 27-07-2017
28 06 S1 Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta Pendidikan Dokter 242/SK/BAN-PT/Ak-XVI/S/XII/2013 2013 B 07-12-2018
29 05 S1 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Yogyakarta Pendidikan Dokter 024 2010 B 05-11-2015
30 09 S1 Universitas Muslim Indonesia, Makassar Pendidikan Dokter 192/SK/BAN-PT/Ak-XVI/S/IX/2013 2013 B 21-09-2018
31 03 S1 Universitas Pelita Harapan (UPH), Jakarta Pendidikan Dokter 038 2011 B 14-01-2016
32 01 S1 Universitas Prima Indonesia, Medan Pendidikan Dokter 023 2011 C 09-09-2016
33 04 S1 Universitas Swadaya Gunung Djati, Cirebon Pendidikan Dokter 032 2012 C 18-10-2017
34 03 S1 Universitas Tarumanagara, Jakarta Pendidikan Dokter 027 2009 B 11-09-2014
35 03 S1 Universitas Trisakti, Jakarta Pendidikan Dokter 003 2009 B 11-04-2014
36 08 S1 Universitas Warmadewa, Denpasar Pendidikan Dokter 032 2012 C 18-10-2017
37 07 S1 Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, Surabaya Pendidikan Dokter 257/SK/BAN-PT/Ak-XVI/S/XII/2013 2013 B 26-12-2018
38 03 S1 Universitas Yarsi, Jakarta Pendidikan Dokter 031 2009 A 23-10-2014
39 03 S1 Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Jakarta Pendidikan Dokter 028 2009 A 16-09-2014


Dari data akreditasi di atas, terdapat sejumlah PTS yang membuka prodi Kedokteran, jurusan yang berakreditasi A diantaranya Unissula (Universitas Islam Sultan Agung Semarang), Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Jakarta, Universitas Islam Indonesia Yogyakarta, Universitas Islam Indonesia Yogyakarta, dan Universitas Yarsi Jakarta.


Semoga bermanfaat, Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!


Sumber:
- BAN-PT Kemdikbud
- Ujiantulis.com
Read more